Tertunda Akibat Vulkanik, Jemaah Haji Manggarai Akhirnya Pulang

  • 11 Jul 2025 09:46 WIB
  •  Surabaya

KBRN Surabaya: Setelah tertunda selama empat hari, 22 jemaah haji kloter SUB 75 asal Kabupaten Manggarai, NTT akhirnya pulang. Mereka didampingi empat petugas haji dan berangkat dari Surabaya pada Jumat (11/7/2025).

Jemaah dijadwalkan terbang menuju Labuan Bajo dengan transit di Denpasar. Mereka menggunakan dua maskapai berbeda untuk melanjutkan perjalanan.

Ketua kloter 75, Abdul Murtalib Nurdin mengungkapkan penyebab penundaan adalah pembatalan penerbangan. Pembatalan terjadi saat mereka berada di ruang tunggu Bandara Juanda, Senin (7/7/2025).

“Pesawat Super Airjet tujuan Labuan Bajo gagal terbang karena Bandara Komodo ditutup. Penutupan disebabkan abu vulkanik dari letusan Gunung Lewotobi Laki Laki,” ungkapnya.

Bandara Komodo ditutup sementara selama dua hari, 7–8 Juli 2025. Kondisi alam saat itu dianggap membahayakan penerbangan.

Abdul Murtalib mengatakan pihak maskapai menjanjikan pengembalian penuh uang tiket. Namun hingga saat ini, dana tersebut belum cair.

Untuk kepulangan ini, rombongan membeli tiket dengan dana pribadi. Mereka berharap pengembalian dana tiket segera diproses.

“Selama menunggu, jemaah awalnya menginap di hotel sejak 4 Juli. Namun karena keterbatasan biaya, mereka pindah ke asrama haji,” ucapnya.

Pihak asrama mengizinkan mereka tinggal tanpa biaya tambahan. Hal ini sangat membantu meringankan beban rombongan.

“Abdul Murtalib tetap bersyukur atas segala ujian yang terjadi. Ia percaya setiap kesulitan pasti membawa hikmah,” katanya.

SesuI jadwal Jemaah dijadwalkan terbang pukul 13.15 WIB dengan Lion Air menuju Denpasar. Mereka lalu melanjutkan perjalanan dengan Batik Air pukul 15.30 WITA ke Labuan Bajo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....