Dua Pos Polisi di Surabaya Jadi Sasaran Serangan, Polisi Lakukan Penyelidikan

  • 16 Agt 2026 05:33 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Dua pos polisi di Bundaran Waru Cito dan Jalan A Yani Margorejo, Surabaya, menjadi serangan dari orang tidak dikenal, Sabtu 15 Agustus 2026 malam. Saat ini, kepolisian tengah menyelidiki insiden seperti apa yang terjadi di dua pos tersebut.

Pantauan di lapangan, di Pos Polisi Bundaran Waru tampak terlihat aktivitas normal dengan beberapa anggota polisi yang berjaga. Namun, tampak dari luar sebagian area dalam dipasang garis polisi, serta tampak dari kaca sisi selatan gedung terdapat bekas pecahan.

Sementara di Pos Polisi A Yani Margorejo, tampak lokasi tersebut mengalami kebakaran. Hal tersebut tampak dari bekas api berwarna hitam di lantai dan dinding maupun pintu dengan ketinggian bekas sekitar 2 meter.

Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan bahwa ada dua pos polisi yang mengalami insiden. Dari kejadian tersebut, dipastikan tidak berdampak besar.

"Memang benar bahwa ada kejadian yang terjadi di dua tempat, dua lokasi, yaitu di Cito maupun Margorejo, ya. Sejauh ini yang dapat saya sampaikan bahwa informasi tersebut benar. Namun, tidak ada kejadian yang mengakibatkan kerusakan yang besar," kata Jules saat ditemui di Pos Polisi Cito, Minggu 16 Agustus 2026 dini hari.

Hanya saja, ia masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait dengan penyebab hingga korban. Jules menyebut aparat Polrestabes Surabaya kini masih melakukan proses penyelidikan.

"Dalam artian, saat ini juga petugas kami dari Polrestabes Surabaya masih mengumpulkan bukti-bukti. Kemudian mencari kronologis kejadiannya seperti apa, serta penyebab dari kejadian itu seperti apa. Saat ini masih dilakukan pendalaman," ujarnya mengakhiri.

Sementara itu, Yudi seorang saksi mata di Pos Polisi Margorejo mengaku melihat kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. "Di bawah jam 8 malam tapi tidak habis Isya. Ya sekitar setengah 8 lah," kata petugas penjaga pintu perlintasan di wilayah tersebut itu.

Saat kejadian itu, ia mengaku baru saja tiba di pos perlintasan sebelum aktif bekerja pada pukul 22.00 WIB. Saat kejadian, ia mengaku, melihat ada seorang pengendara sepeda motor yang berhenti di bawah tenda pos polisi.

Setelah itu, ia melihat orang tersebut menyulut api kemudian di lempar ke area bangunan posko. "Gak ada suara ledakan cuma kayak suara kaca pecah," katanya mengungkapkan.

Ia menduga kuat kalau api tersebut berasal dari botol yang disulut api. "Jelas-jelas dia nyalain api, lihatnya sih botol karena kedengeran kayak kaca pecah gitu," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....