Saat Kasur Terasa Lebih Nyaman dari Dunia Luar

  • 14 Agt 2026 07:02 WIB
  •  Surabaya

RRI. CO.ID, Surabaya - Alarm berbunyi. Mata sudah terbuka, tetapi rasanya masih ingin menarik selimut. Kasur terasa begitu nyaman, sementara aktivitas di luar kamar seperti pekerjaan, sekolah, atau berbagai urusan lain terasa belum ingin dihadapi. Pernah merasakan hal seperti itu?

Keinginan untuk tetap berbaring lebih lama di tempat tidur sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja. Setelah tidur larut malam, misalnya, tubuh memang membutuhkan waktu lebih banyak untuk beristirahat.

Namun, ketika keinginan untuk terus berada di tempat tidur terjadi berulang kali, muncul istilah yang cukup sering dibicarakan, yaitu clinomania. Secara sederhana, clinomania menggambarkan keinginan yang sangat kuat untuk tetap berada di tempat tidur. Istilah ini juga sering dikaitkan dengan dysania, yaitu kondisi ketika seseorang merasa sangat sulit untuk bangun atau meninggalkan tempat tidur.

Sleep Foundation menjelaskan bahwa dysania bukan sekadar rasa malas untuk bangun. Istilah tersebut menggambarkan kesulitan ekstrem untuk meninggalkan tempat tidur.

"Dysania adalah kesulitan ekstrem untuk bangun dari tempat tidur atau ketidakmampuan untuk meninggalkan tempat tidur," demikian terjemahan keterangan Sleep Foundation dalam artikel mengenai dysania.

Meski begitu, clinomania dan dysania tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis diri sendiri. Keduanya juga bukan diagnosis medis yang berdiri sendiri dan belum memiliki pengakuan luas sebagai gangguan kesehatan.

Karena itu, orang yang senang berlama-lama di kasur tidak otomatis mengalami clinomania. Bisa saja seseorang sedang menikmati waktu istirahat, kurang tidur, atau memang membutuhkan waktu lebih lama untuk memulihkan tenaga.

Hal yang perlu diperhatikan adalah ketika kebiasaan tersebut mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.

Misalnya, seseorang terus-menerus merasa sangat sulit bangun meskipun sudah tidur cukup. Setelah bangun pun masih merasa sangat mengantuk, sulit berkonsentrasi, atau akhirnya terlambat menjalankan pekerjaan dan aktivitas lainnya.

Sleep Foundation menyebut rasa kantuk berlebihan dapat berkaitan dengan berbagai hal, mulai dari kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk hingga gangguan tidur atau kondisi kesehatan tertentu.

Artinya, sulit meninggalkan tempat tidur tidak selalu memiliki satu penyebab. Karena itu, memberi label pada diri sendiri sebagai mengalami clinomania bukanlah cara yang tepat untuk mengetahui masalahnya.

Sesekali ingin menikmati pagi lebih lama di kasur tentu berbeda dengan kondisi yang terus berulang dan mengganggu aktivitas. Kasur memang bisa menjadi tempat paling nyaman untuk beristirahat. Tetapi jika bangun dan menjalani aktivitas sehari-hari semakin sulit dilakukan, kondisi tersebut patut diperhatikan.

Bukan untuk langsung mencari diagnosis sendiri, melainkan untuk memahami apa yang mungkin menyebabkan rasa lelah atau kantuk tersebut. Jika kesulitan bangun atau rasa kantuk berlebihan terus berlangsung dan mulai mengganggu pekerjaan, sekolah, maupun aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menemukan penyebabnya.

Jadi, ketika kasur terasa lebih nyaman daripada dunia luar, tidak perlu langsung menganggap diri mengalami clinomania. Bisa jadi tubuh memang sedang membutuhkan istirahat. Namun, jika hal itu terus terjadi dan mengganggu keseharian, ada baiknya mencari tahu penyebabnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....