Rief Bakery, Berawal dari Nama Rifda hingga Mampu Produksi 450 Pisang Bolen per Hari
- 28 Sep 2026 19:26 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Berawal dari kecintaan terhadap dunia kuliner dan keinginan membangun usaha sendiri, Rifda Alifa mengembangkan bisnis bakery rumahan yang diberi nama Rief Bakery. Nama tersebut terinspirasi dari nama pemiliknya, Rifda, yang kemudian dikembangkan menjadi identitas usaha.
Dalam dialog Beranda Asta Cita, Senin, 28 September 2026, Rifda menjelaskan salah satu produk yang menjadi andalan Rief Bakery adalah pisang bolen. Produk tersebut hadir dengan beberapa pilihan rasa yang disesuaikan dengan selera konsumen, yaitu pisang bolen keju, cokelat, serta cokelat keju.
“Nama Rief Bakery itu sebenarnya terinspirasi dari nama saya, Rifda. Dari nama tersebut kemudian saya gunakan sebagai nama usaha, agar orang gampang mengingatnya. Nah, saya menerima order by PO atau kalau ada yang pesan, baru saya buatkan. Selain untuk menjaga kualitas rasa, ini juga untuk meminimalisir kerugian. Jadi setiap hari pelanggan bisa menikmati pisang bolen dengan fresh,” ujar nya
Rief Bakery menawarkan pisang bolen dengan tiga varian yang menjadi produk best seller, yakni keju, cokelat, dan cokelat keju. Ketiga varian tersebut memiliki karakter rasa yang berbeda sehingga pelanggan dapat memilih sesuai selera. Dalam perjalanannya, pisang bolen menjadi salah satu produk yang paling banyak diminati pelanggan. Bahkan, dalam satu hari, jumlah pesanan dapat mencapai sekitar 450 pcs.
Untuk harganya, Rief Bakery menyediakan dua pilihan kemasan. Kemasan isi empat dibanderol Rp14 ribu, sedangkan kemasan isi 10 dijual dengan harga Rp35 ribu.
“Untuk best seller kami ada tiga, yaitu pisang bolen keju, cokelat, dan cokelat keju. Saya memang suka sih ya membuat pisang bolen. Meski sempat riset dan gonta ganti resep sampai 6 kali dan baru menemukan rasa yang pas saat ini. Kalau untuk orderan, sehari bisa sampai 450 pcs. alhamdulillah,” kata Rifda.
Harga yang ditawarkan membuat produk tersebut dapat dinikmati sebagai camilan maupun dijadikan buah tangan. Selain itu, tingginya permintaan juga membuat produksi harus dilakukan secara konsisten agar dapat memenuhi pesanan pelanggan setiap harinya.
Meski pisang bolen menjadi produk yang paling dikenal dan banyak dipesan, Rief Bakery tidak hanya menawarkan satu jenis makanan. Usaha tersebut juga memiliki sejumlah produk bakery lainnya, di antaranya bolu ketan hitam dan brownies.
“Selain pisang bolen, kami juga ada beberapa menu lainnya, seperti bolu ketan hitam dan brownies. Selain masih usaha rumahan atau home made, saya biasanya juga ikut pameran atau biasanya ikut buka stand di car free day Graha YKP Pandugo,” ujarnya.
Kehadiran berbagai pilihan menu menjadi salah satu upaya Rief Bakery untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang memiliki selera berbeda. Pelanggan tidak hanya dapat membeli pisang bolen, tetapi juga mencoba produk bakery lainnya.
Banyaknya pesanan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha. Ketika jumlah permintaan meningkat, proses produksi harus tetap dilakukan dengan memperhatikan kualitas produk.
Dalam menjalankan usaha bakery, konsistensi menjadi hal penting. Produk yang sudah disukai pelanggan perlu dipertahankan cita rasanya agar konsumen mendapatkan pengalaman yang sama setiap kali melakukan pembelian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....