Gen Z Surabaya Bangun Sejuka Juice dari Nongkrong Skripsi
- 20 Mei 2026 11:28 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Mahasiswa Surabaya memanfaatkan waktu pengerjaan skripsi menjadi peluang bisnis minuman sehat melalui Sejuka Juice. Usaha yang baru berjalan satu bulan itu didirikan Dio Doni Harson, Rangga Rahmawan, dan Luthfi Samdya Adabi, yang hadir dalam program Muda Kreatif PRO 2 RRI Surabaya, Rabu, 20 Mei 2026.
Usaha tersebut berawal dari kebiasaan nongkrong sambil mengerjakan skripsi bersama. Mereka kemudian mencari ide bisnis yang dekat dengan tren anak muda saat ini.
Rangga mengatakan tren olahraga menjadi alasan utama memilih bisnis minuman sehat karena gaya hidup sehat semakin diminati masyarakat Surabaya. “Olahraga lagi trend, mungkin tentang kesehatan,” kata Rangga dalam siaran tersebut.
Ketiga pendiri juga memiliki hobi olahraga berbeda sejak sebelum membangun usaha bersama. Luthfi menyukai futsal, Rangga bermain tenis, sedangkan Dio gemar basket, sehingga mereka menyasar komunitas olahraga dan pengunjung Car Free Day Surabaya dengan sistem pre-order setiap akhir pekan.
Sejuka Juice memiliki lima varian minuman berbahan buah segar, yakni mangga, alpukat, jambu biji, buah naga, dan semangka. Menu tersebut dipilih berdasarkan riset minuman yang disukai masyarakat sekaligus menyesuaikan kebutuhan konsumen olahraga.
Mangga menjadi salah satu rasa favorit pelanggan karena teksturnya kental dengan perpaduan rasa asam manis yang dianggap berbeda dari produk lain. Produksi minuman dilakukan bersama di rumah salah satu pendiri dengan persiapan bahan sejak dua hari sebelum penjualan dimulai.
Selain berjualan di CFD, mereka berencana masuk berbagai acara olahraga seperti event lari dan padel untuk memperluas pasar. Namun, dalam proses produksi mereka mengaku menghadapi tantangan karena belum terbiasa mengolah minuman secara profesional.
“Awal-awal gak mungkin langsung perfect,” ujar salah satu pendiri Sejuka Juice. Mereka kemudian melakukan berbagai percobaan rasa dengan teman-teman terdekat sebagai tester pertama produk tersebut.
Masukan dari lingkungan sekitar digunakan untuk memperbaiki kualitas produk hingga akhirnya mereka memproduksi sekitar 70 botol pada penjualan pertama. Tantangan lain datang dari harga buah segar yang fluktuatif karena beberapa jenis bersifat musiman.
Meski demikian, mereka tetap serius menjalankan usaha tersebut dan ingin membuktikan anak muda mampu berinovasi serta bekerja keras. “Kita mau ngebuktiin aja sih. Gak semua Gen Z itu sebenarnya males loh,” kata salah satu pendiri Sejuka Juice.
Untuk promosi, mereka aktif memanfaatkan media sosial melalui konten TikTok dan Instagram yang diproduksi secara bergantian. Pembagian tugas dilakukan fleksibel sesuai kebutuhan produksi dan pemasaran dengan mengutamakan kekompakan tim.
Menurut mereka, komunikasi menjadi kunci menjaga bisnis tetap berjalan baik, terutama saat salah satu anggota mengalami kelelahan. Untuk mengurangi tekanan, mereka sesekali berkumpul tanpa membahas pekerjaan agar pikiran kembali segar sebelum memproduksi konten baru.
Nama Sejuka Juice muncul spontan saat mereka membahas minuman segar pada siang hari. Selain mudah diingat, nama tersebut diharapkan memberi kesan sejuk dan dekat dengan anak muda Surabaya.
Di tengah kesibukan kuliah, ketiganya tetap memprioritaskan penyelesaian skripsi dengan produksi minuman dilakukan setelah aktivitas akademik selesai. “Jadi bener-bener produktif lah kak di hari itu,” ujar salah satu pendiri. Dukungan keluarga dan teman menjadi penyemangat mereka, sementara Program Muda Kreatif PRO 2 RRI Surabaya menghadirkan kisah Sejuka Juice sebagai inspirasi kreativitas anak muda Surabaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....