Perkuat Ekonomi Syariah ISNU Jatim Gelar Pelatihan Marketplace
- 18 Apr 2026 11:50 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur menggelar pelatihan platform marketplace bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis meningkatkan daya saing pelaku UKM berbasis halal.
Pelatihan berlangsung dua hari, Sabtu - Minggu, di Leedon Hotel & Suites dengan peserta dari berbagai daerah. Peserta berasal dari wilayah Bangkalan, Gresik, Lamongan, hingga Banyuwangi dan Sumenep mengikuti pelatihan.
Program ini mengintegrasikan pelaku usaha dengan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dalam pemasaran digital. Langkah ini bertujuan memperluas jangkauan produk halal lokal ke pasar nasional maupun internasional.
Pelaksana tugas Ketua ISNU Jawa Timur Afif Hasbullah, Sabtu 18 April 2026 menjelaskan tujuan utama pelatihan tersebut untuk memperluas pangsa pasar produk UKM. “Pelatihan ini dirancang mensinergikan pelaku usaha dengan P3H agar produk menjangkau pasar luas,” ujarnya.
Sebanyak 120 peserta mengikuti pelatihan yang mencakup strategi pemasaran digital dan bisnis online. Mereka mendapatkan materi ekspansi usaha, akses permodalan, serta penguatan ekonomi berbasis teknologi digital.
Ketua pelaksana Sumangat menyebut kegiatan menjadi forum strategis bagi pengembangan organisasi dan masyarakat. “Ini tanggung jawab intelektual NU untuk memajukan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis digital,” ujarnya.
Ia menambahkan pelatihan ini meningkatkan literasi digital sekaligus pendampingan teknis pembukaan toko marketplace. “Program ini juga memperkuat peran P3H dalam menjaga keberlanjutan bisnis UKM halal,” ucapnya.
Selain pelatihan, kegiatan juga dirangkai halal bihalal dan Muskerwil III ISNU Jawa Timur. Acara tersebut dihadiri tokoh seperti Kamaruddin Amin dan Kacung Marijan.
Wakil Ketua ISNU Jawa Timur Muhammad Yasin menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah. “Kita bersyukur kondisi ekonomi global tidak berdampak signifikan bagi Jawa Timur,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....