Bandeng Freeze Raih Pasar Nasional Melalui Media Sosial

  • 02 Feb 2026 19:47 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Gresik sukses memasarkan produk olahan ikan bandeng hingga ke tingkat nasional. Muhammad Fahmi selaku pemilik jenama Bandeng Freeze berhasil memanfaatkan platform media sosial untuk meningkatkan volume penjualan secara drastis.

Hadir dalam program Beranda Asta Cita Pro 1 RRI Surabaya 2 Februari 2026 Fahmi menceritakan usaha ini berawal dari ketidaksengajaan untuk membantu saudara pada tahun 2021. Produk utama yang ditawarkan adalah ikan bandeng yang telah dicabut durinya dan dikemas dalam kondisi beku.

Fahmi menjelaskan bahwa pertumbuhan signifikan bisnisnya mulai terasa setelah aktif mengunggah konten di TikTok dan Instagram. Algoritma media sosial membantu produknya ditemukan oleh konsumen dari berbagai daerah, termasuk para pemilik rumah makan.

"Kami fokus pada satu produk agar hasilnya maksimal dan tetap terjaga kualitasnya," kata Fahmi dalam wawancara tersebut. Saat ini, Bandeng Freeze mampu menghabiskan stok bahan baku ikan hingga satu ton setiap bulannya.

Selain pasar lokal, produk olahan bandeng ini telah dikirim ke berbagai wilayah seperti Jakarta, Kalimantan, hingga Papua. Keunggulan Bandeng Freeze terletak pada pemilihan bahan baku ikan dari tambak daerah Mengare yang tidak berbau tanah. Selain itu, penggunaan kemasan vakum menjamin produk tetap higienis dan tidak terkontaminasi aroma lain saat disimpan.

Fahmi berpesan kepada para generasi muda yang ingin merintis usaha untuk selalu tekun dan tidak mudah menyerah. Ia menekankan pentingnya kesabaran dalam membangun identitas sebuah jenama agar dikenal luas oleh masyarakat luas.

Masyarakat yang berminat mencoba kuliner khas Gresik ini dapat memesan melalui akun media sosial resmi Bandeng Freeze. Keberhasilan Bandeng Freeze menjadi bukti bahwa produk lokal daerah memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....