Perlunya Mengelola Keuangan Saat Tahun Ajaran Baru
- 13 Jun 2025 21:55 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Mengatur keuangan saat tahun ajaran baru, sangat penting agar kebutuhan pendidikan anak terpenuhi tanpa mengganggu kestabilan keuangan keluarga. Seperti yang telah diketahui, memasuki tahun ajaran baru, banyak hal yang harus dibeli seperti baju seragam, alat tulis, tas dan sepatu. Gita Desipradani, S.Pd.,MM.,MSA, Unit Penjamin Mutu Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Surabaya, mengatakan, perlunya menabung.
“Harus punya tabungan lebih, atau punya sumber pendapatan lain atau tambahan agar pengeluaran besar di bulan-bulan tahun ajaran baru, tidak sampai mengganggu cash flow keuangan rumah tangga bulanan,” ucapnya.
| Baca juga: BSI Perkuat Pendidikan lewat Dana Umat |
Gita menyatakan ada pengaruh harga kebutuhan sekolah, dengan anggaran rumah tangga terlebih jika dalam satu keluarga memiliki lebih dari satu anak. ”Biasanya pengaruh nya bisa sampai 30% sampai 70%, terutama yang punya anak lebih dari saru, dan barengan masuk sekolah di tahun ajaran baru, dengan kebutuhan seragam, buku, dan alat tulis yg berbeda, misal nya anak pertama, masuk SMA, anak kedua masuk SMP, anak ketiga masuk SD,” katanya.
Dirinya berbagi kiat, jika kondisi keuangan keluarga yang memiliki lebih dari satu anak, maka sudah semestinya dilakukan pembagian pos anggaran sesuai jenjang pendidikan masing-masing anak.
“Dibagi sesuai jenjang sekolah nya, kebutuhan yg sekolah SMA, dengan SMP dan SD tentu proporsi nya berbeda. Kemudian jarak tempuh ke sekolah juga mempengaruhi. Misal nya dekat tidak menggunakan antar jemput sekolah. Bisa jalan kaki. Kalau jauh sekolahnya. Perlu tambahan biaya antar jemput. Pemberian uang saku/uang jajan juga proporsi nya berbeda untuk anak SMA, SMP dan SD, termasuk biaya kebutuhan sekolah yg lainnya,” ujarnya.
Gita berpesan, agar para orang tua mendahulukan kebutuhan pendidikan anak dengan matang, kalau perlu persiapkan anggaran pendidikan sekolah anak sampai anak minimal lulus S1. Tak hanya itu saja tidak perlu membeli seragam, tas, atau sepatu anak yg mungkin masih bagus atau ayak pakai, tidak sobek, dengan harapan bisa menghemat biaya tahun ajaran baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....