Surabaya Printing Expo 2026 Dorong Transformasi Industri Percetakan

  • 03 Jul 2026 17:34 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Industri percetakan di Jawa Timur terus menunjukkan perkembangan positif seiring pertumbuhan sektor manufaktur, industri kemasan, dan ekonomi kreatif. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan teknologi percetakan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.

Transformasi digital melalui program Making Indonesia 4.0, pertumbuhan UMKM, dan perkembangan e-commerce menjadikan Jawa Timur sebagai pasar strategis industri percetakan nasional. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, Krista Exhibitions kembali menggelar Surabaya Printing Expo (SPE) 2026.

Pameran industri percetakan terbesar di Indonesia Timur itu memasuki penyelenggaraan ke-19. Kegiatan berlangsung pada 8–11 Juli 2026 di Grand City Convention Center Surabaya.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan Surabaya Printing Expo menjadi momentum strategis bagi pelaku industri percetakan. Pameran itu mempertemukan produsen, distributor, pelaku usaha, desainer, hingga profesional industri.

"Penyelenggaraan Surabaya Printing Expo 2026 diharapkan menjadi momentum strategis bagi para pelaku industri untuk memperkenalkan perkembangan teknologi percetakan terkini, menawarkan solusi produksi yang lebih inovatif dan berdaya saing, serta menjalin kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan," kata Daud, Jumat, 3 Juli 2026.

Surabaya Printing Expo 2026 menghadirkan lebih dari 150 peserta, termasuk 10 pelaku UMKM. Penyelenggara menargetkan sebanyak 15 ribu pengunjung selama empat hari pelaksanaan.

Pengunjung dapat melihat berbagai inovasi teknologi percetakan, mulai digital printing, offset printing, hingga teknologi 3D printing, UV printing, dan web-based printing system. Beragam teknologi tersebut ditampilkan oleh merek dalam dan luar negeri.

Pameran ini juga mendapat dukungan Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI). Organisasi tersebut menaungi sekitar 600 perusahaan grafika yang tersebar di 23 provinsi di Indonesia.

Selain pameran, penyelenggara menghadirkan seminar dan workshop yang melibatkan praktisi industri, akademisi, dan pelaku usaha. Kegiatan membahas perkembangan teknologi, transformasi digital, serta inovasi untuk meningkatkan daya saing industri percetakan.

Seminar bertajuk "Dari Ide ke Merchandise: Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Desain Merchandise Kreatif" membahas pemanfaatan AI dalam proses desain. Peserta juga memperoleh materi mengenai efisiensi pengembangan produk kreatif.

Seminar lainnya mengangkat tema "Strategi UMKM Naik Kelas Melalui Bisnis Kreatif dan Kemasan Produk". Materi tersebut membahas strategi penguatan branding, inovasi kemasan, dan peningkatan daya saing UMKM.

Surabaya Printing Expo 2026 mendapat dukungan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, KADIN Jawa Timur, KADIN Surabaya, PPGI, serta ASPERAPI.

Masyarakat dapat melakukan registrasi secara daring maupun langsung di lokasi pameran. Pameran berlangsung di Grand City Convention Center Surabaya pada 8–11 Juli 2026 pukul 10.00 hingga 19.00 WIB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....