Surabaya Bidik Pasar Kalimantan, Gaet 125 Buyer Pariwisata di Balikpapan
- 27 Jul 2026 12:40 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas promosi sektor pariwisata ke luar Pulau Jawa melalui kegiatan Surabaya Table Top bertajuk "Where Business Meets Leisure" di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya itu menjadi ajang business matching pelaku industri pariwisata Surabaya dengan calon potensial dari Kalimantan Timur.
Sebanyak 33 pelaku usaha pariwisata asal Surabaya dipertemukan dengan 125 buyer yang berasal dari biro perjalanan wisata, perusahaan, instansi pemerintah, komunitas, hingga asosiasi pariwisata di Balikpapan dan sekitarnya. Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Surabaya, Farah Andita Ramdhani, mengatakan Balikpapan dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk Kalimantan Timur sekaligus pasar potensial bagi industri pariwisata Surabaya.
Selain didukung konektivitas penerbangan yang baik, Balikpapan juga menjadi salah satu penyumbang wisatawan luar Jawa dengan tingkat okupansi hotel yang tinggi.
"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat promosi dan pemasaran pariwisata Kota Surabaya sekaligus memperluas jejaring kerja sama antara pelaku industri pariwisata dengan calon pembeli potensial di Kalimantan Timur," ujar Farah, Senin, 27 Juli 2026.
Ia berharap kegiatan tersebut melahirkan kerja sama konkret dalam penyusunan paket wisata, penyelenggaraan kegiatan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE), hingga meningkatkan kunjungan wisatawan ke Surabaya.
Dalam forum tersebut, Disbudporapar memperkenalkan berbagai potensi wisata unggulan Surabaya, mulai wisata heritage, wisata kuliner, medical tourism, sport tourism, hingga destinasi MICE yang menjadi salah satu kekuatan Kota Pahlawan.
Berbagai agenda tahunan yang diselenggarakan Pemkot Surabaya juga dipromosikan sebagai daya tarik bagi wisatawan maupun penyelenggara kegiatan berskala nasional. Farah menjelaskan konsep "Where Business Meets Leisure" tidak hanya menjadi sarana promosi destinasi, tetapi juga membuka peluang komunikasi bisnis secara langsung antara pelaku usaha pariwisata.
"Peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai destinasi wisata, tetapi juga dapat menjajaki peluang kolaborasi bisnis, menyusun paket wisata, hingga membangun kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan," katanya.
Menurutnya, tingginya partisipasi para buyer menunjukkan besarnya minat pasar Kalimantan terhadap pengembangan kerja sama pariwisata dengan Surabaya.
Disbudporapar berharap hubungan bisnis yang terjalin melalui kegiatan tersebut mampu meningkatkan penjualan paket wisata, penyelenggaraan MICE, sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Surabaya. Farah menambahkan pihaknya akan terus memperluas promosi ke berbagai daerah potensial di Indonesia sebagai bagian dari strategi pemasaran pariwisata Kota Surabaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....