Laba Bersih SIER Melonjak 56 Persen, Dividen Ikut Naik
- 01 Jul 2026 17:52 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan anggota Holding BUMN Danareksa ini membukukan laba bersih non-revaluasi sebesar Rp188,833 miliar atau melonjak 56 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp121,379 miliar.
Capaian tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Laporan Keuangan Audited Tahun Buku 2025 yang digelar di Menara Danareksa, Jakarta.
Selain laba yang meningkat tajam, SIER juga menaikkan nilai dividen kepada para pemegang saham menjadi Rp76,8 miliar. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan dividen tahun sebelumnya sebesar Rp71,6 miliar dan melanjutkan tren kenaikan dalam empat tahun terakhir.
Pendapatan usaha perseroan juga tumbuh 15 persen menjadi Rp672,239 miliar dari sebelumnya Rp585,847 miliar. Sementara laba usaha meningkat 46 persen menjadi Rp202,479 miliar.
Di sisi neraca, total aset SIER naik dari Rp21,386 triliun menjadi Rp21,860 triliun. Perusahaan juga menutup tahun 2025 dengan posisi kas sebesar Rp621,594 miliar yang mencerminkan likuiditas tetap kuat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT SIER Rizka Syafittri Siregar mengatakan pertumbuhan tersebut merupakan hasil transformasi bisnis yang terus dijalankan perusahaan.
"Kinerja ini menjadi bukti bahwa strategi transformasi yang kami jalankan berada pada jalur yang tepat. Pertumbuhan yang kami raih bukan hanya tercermin dari sisi finansial, tetapi juga dari semakin optimalnya pemanfaatan aset dan meningkatnya kepercayaan investor maupun tenant terhadap PT SIER," ujar Rizka dalam keterangan tertulis diterima RRI, Rabu 1 Juli 2026.
Menurutnya, optimalisasi aset kawasan industri menjadi salah satu penyumbang utama pertumbuhan perusahaan. Sepanjang 2025, persewaan lahan PPTI seluas 16,39 hektare kepada delapan tenant menghasilkan pendapatan Rp263,93 miliar.
SIER juga menyelesaikan pembangunan gudang logistik enam chamber yang telah terisi penuh atau memiliki tingkat okupansi 100 persen. Hingga akhir 2025, fasilitas tersebut menyumbang pendapatan sebesar Rp1,97 miliar.
Di bidang digitalisasi, SIER membangun jaringan fiber optic sebagai backbone kawasan industri. Hingga akhir 2025, perusahaan telah melakukan migrasi layanan internet dengan total 94 sambungan untuk mendukung operasional tenant berbasis teknologi.
Tak hanya itu, perusahaan juga memperluas bisnis pengelolaan lingkungan melalui kerja sama pengolahan limbah cair non-B3 dari luar kawasan yang menghasilkan pendapatan Rp130,41 miliar sepanjang 2025.
Rizka menegaskan berbagai capaian tersebut menjadi modal penting bagi SIER untuk terus memperkuat daya saing kawasan industri nasional.
"Kami akan terus berinovasi, memperkuat infrastruktur kawasan, mengembangkan layanan berbasis teknologi, serta menjaga prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Dengan langkah tersebut, kami optimistis PT SIER akan terus tumbuh sebagai kawasan industri modern yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Jawa Timur maupun Indonesia," katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....