Analis Prediksi Saham BBCA Menguat

  • 10 Apr 2026 18:03 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Analis pasar modal memproyeksikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan kembali menguat setelah mengalami penurunan signifikan sejak awal 2026. Hal ini didukung fundamental perseroan yang tetap solid, tercermin dari laba bersih 2025 sebesar Rp57,5 triliun, naik 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp54,8 triliun.

Meski kinerja terus tumbuh, saham BBCA justru terkoreksi hingga 19 persen secara year to date (YTD) per 7 April 2026, sejalan dengan pelemahan IHSG yang turun 15,79 persen. Pada perdagangan 8 April, harga saham BBCA masih berada di kisaran Rp7.000 per lembar.

Secara fundamental, BBCA dinilai sangat kuat dengan dukungan dana murah (CASA) yang besar, efisiensi operasional, serta basis nasabah loyal. Kondisi ini membuat pelemahan harga saham dinilai sebagai anomali.

Pengamat pasar modal Rendy Yefta menilai kondisi tersebut menjadi peluang bagi investor untuk masuk. Menurutnya, harga BBCA saat ini mencerminkan valuasi yang jarang terjadi untuk saham blue chip.

"Ini adalah fenomena undervalued yang sangat langka untuk saham sekelas kasta tertinggi (blue chip super). Mengambil BBCA di harga di bawah Rp7.000 ibarat Anda memungut Mercy di showroom dengan harga Avanza," katanya.

Ia menambahkan, saat kondisi pasar membaik, harga BBCA berpotensi kembali ke valuasi normal dengan kenaikan signifikan. Oleh karena itu, momentum saat ini dinilai sebagai waktu yang tepat untuk akumulasi.

"Orang bijak mengumpulkan emas saat harganya sedang jatuh ke lumpur, bukan saat semua orang sedang antre membelinya di toko," tegasnya.

Mengakumulasi BBCA di harga diskon saat ini bukan sekadar langkah trading jangka pendek, melainkan investasi pada aset berkualitas tinggi. Investor pada dasarnya sedang memiliki bagian dari salah satu bank swasta terbaik di Asia Tenggara.

Ketika harga saham kembali ke nilai wajarnya dan dividen terus mengalir setiap tahun, keputusan membeli di masa tekanan akan terasa tepat. Momen ini berpotensi menjadi salah satu langkah finansial paling bernilai dalam perjalanan investasi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....