PT PAL Catat Kenaikan Laba Bersih Tahun Buku 2025

  • 01 Jun 2026 21:02 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - PT PAL Indonesia membukukan peningkatan signifikan laba bersih pada Tahun Buku 2025. Capaian itu disampaikan dalam RUPST Holding BUMN Industri Pertahanan Defend ID.

Direktur Utama Kaharuddin Djenod mengatakan laba bersih perusahaan naik 108,58 persen dibanding 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan hasil positif transformasi yang dijalankan perusahaan.

“Laba bersih perusahaan meningkat sebesar 108,58 persen dibandingkan tahun 2024,” kata Kaharuddin, dikutip dari laman PAL Indonesia, Senin, 1 Juni 2026 Menurut Kaharuddin, peningkatan laba didorong percepatan produksi dan efisiensi operasional.

Digitalisasi juga meningkatkan efektivitas kinerja perusahaan secara menyeluruh. “Capaian ini merupakan hasil transformasi yang telah kami jalankan selama lima tahun terakhir,” ujarnya.

PT PAL saat ini menjalankan transformasi Industri Maritim 4.0 sebagai strategi jangka panjang. Transformasi mencakup model bisnis, budaya kerja, dan arah strategi perusahaan.

Salah satu fokus utama adalah transformasi digital. Langkah itu mengintegrasikan manajemen proyek, SDM, dan rantai pasok dalam sistem terpadu.

Transformasi juga dilakukan melalui modernisasi fasilitas produksi dan reorganisasi alur kerja. Upaya tersebut meningkatkan kapasitas sekaligus mempercepat proses produksi kapal.

“Saat ini kami mampu menghasilkan 50 blok kapal per bulan,” kataKaharuddin. Ia menambahkan waktu pengerjaan di dock kini jauh lebih singkat.

Durasi pengerjaan berhasil dipangkas menjadi enam bulan dari sebelumnya dua tahun. “Waktu pengerjaan di dock berhasil dipangkas menjadi enam bulan dari sebelumnya mencapai dua tahun,” katanya.

Kaharuddin menyebut produk pertahanan masih menjadi kontributor utama pertumbuhan perusahaan. Kondisi itu mencerminkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kemampuan PT PAL.

“Produk pertahanan masih menjadi kontributor utama pertumbuhan perusahaan,” ujarnya. Kinerja positif PT PAL turut memperkuat industri pendukung dalam negeri.

Aktivitas produksi mendorong pertumbuhan sektor baja, komponen, kelistrikan, dan teknologi maritim. Keterlibatan industri nasional diharapkan memperkuat transfer teknologi dan meningkatkan TKDN.

Selain itu, langkah tersebut memperluas penyerapan tenaga kerja. “PT PAL saat ini bukan hanya produsen kapal, tetapi juga lead integrator ekosistem galangan nasional,” kata Kaharuddin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....