Geopolitik Memanas, Harga Pangan Surabaya Masih Relatif Stabil
- 06 Apr 2026 16:18 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Harga bahan pangan di Kota Surabaya terpantau relatif stabil di tengah ketidakstabilan geopolitik global pada awal tahun 2026. Sejumlah komoditas bahkan mengalami penurunan harga pasca Lebaran.
Hal tersebut disampaikan salah satu pedagang di Pasar Pucang Anom, Umi Siti, yang mengaku sebagian besar harga dagangannya turun dalam sepekan terakhir.
“Cabai kecil turun, kemarin masih 85 ribu, sekarang 80 ribu,” ujarnya saat ditemui, Senin 6 April 2026.
Ia menjelaskan, harga cabai besar juga mengalami penurunan dan kini berada di kisaran Rp 35 ribu per kilogram, setelah sebelumnya sempat menyentuh Rp 40 ribu pasca Lebaran.
Tak hanya itu, harga daging ayam juga turun cukup signifikan. Saat ini berada di angka Rp 35 ribu per kilogram, lebih rendah sekitar Rp 5 ribu dibanding pekan sebelumnya.
“Ayam juga turun drastis, selisih lima ribu, sekarang 35 ribu per kilonnya,” katanya.
Sementara itu, sejumlah komoditas lain masih cenderung stabil, seperti telur ayam di harga Rp 28 ribu per kilogram, minyak curah Rp 24 ribu per kilogram, serta Minyakita Rp 18 ribu per liter.
Meski demikian, Umi Siti mengeluhkan kenaikan harga kantong plastik yang dinilai cukup membebani pedagang. Harga plastik disebut naik dari Rp 20 ribu menjadi Rp 24 ribu hingga Rp 28 ribu per pak.
“Mungkin naiknya di plastik saja, dari 20 ribu jadi 24 ribu bahkan 28 ribu,” ungkapnya.
Kenaikan tersebut, lanjutnya, turut memengaruhi biaya operasional sehingga pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual untuk menutup selisih biaya tambahan.
Di tengah kondisi global yang belum stabil, pedagang berharap harga bahan pokok tetap terkendali agar daya beli masyarakat tidak terganggu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....