Investor Pasar Modal RI Sentuh 20,36 Juta di 2025
- 10 Jan 2026 09:39 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Pasar modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja positif seiring terjaganya stabilitas ekonomi nasional dan sentimen global yang kondusif. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menyampaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.646,94 per 31 Desember 2025, menguat 22,13 persen secara tahunan (year on year/yoy) dan mencetak rekor All-Time High (ATH) sebanyak 24 kali sepanjang tahun.
Likuiditas pasar saham juga menguat signifikan, tercermin dari rerata nilai transaksi harian (RNTH) Desember 2025 yang mencapai rekor ATH sebesar Rp27,19 triliun. "Peningkatan ini didorong peran investor ritel domestik yang semakin dominan, dengan proporsi transaksi naik dari 38 persen pada 2024 menjadi 50 persen di 2025." ujarnya.
Secara tahunan, RNTH 2025 tercatat Rp18,07 triliun, meningkat dari Rp12,85 triliun pada 2024. Jumlah investor pasar modal terus bertambah. Sepanjang Desember 2025 tercatat penambahan 694 ribu investor baru, sehingga secara tahunan jumlah investor meningkat 5,49 juta menjadi 20,36 juta atau tumbuh 36,95 persen.
"Dari sisi investor asing, meski secara akumulasi 2025 masih mencatat net sell Rp17,34 triliun, pada Desember 2025 investor asing membukukan net buy saham Rp12,24 triliun, mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap pasar domestik." kata Inarno.
Di pasar obligasi, indeks komposit ICBI menguat 12,27 persen yoy dengan yield SBN turun signifikan. Industri pengelolaan investasi juga mencatat kinerja solid, dengan total Asset Under Management (AUM) mencapai Rp1.033,81 triliun dan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tumbuh 35,26 persen yoy. Sementara itu, penghimpunan dana korporasi di pasar modal sepanjang 2025 mencapai Rp274,80 triliun, melampaui target tahunan OJK.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....