Kebakaran Lahan dan Hutan Jadi Ancaman, Kesadaran Masyarakat Perlu Ditingkatkan
- 08 Sep 2026 19:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kebakaran lahan dan hutan masih menjadi persoalan lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius. Dampaknya tidak hanya menyebabkan kerusakan kawasan hutan dan lahan, tetapi juga dapat mengganggu kualitas udara, kesehatan masyarakat, serta keseimbangan ekosistem.
Dalam program “Kentongan” PRO 1 RRI Surabaya, Selasa, 8 September 2026, Founder dan Ketua Umum BASKOMAS Malang Raya serta penggiat Gerakan Kesadaran Alamku Hijau, F. Harianto, ST atau yang akrab dipanggil Cak NDan mengatakan kebakaran lahan dan hutan menjadi persoalan yang kompleks karena api dapat menyebar dengan cepat dan menimbulkan dampak yang luas.
"Kerusakan vegetasi akibat kebakaran juga dapat mengancam habitat berbagai jenis satwa serta mengganggu keseimbangan lingkungan," ujarnya.
Selain kerusakan ekosistem, asap dari kebakaran juga menjadi persoalan bagi masyarakat. Penyebaran asap dapat menurunkan kualitas udara dan mengganggu aktivitas warga. Kondisi tersebut semakin menunjukkan bahwa kebakaran lahan dan hutan bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama.
“Kebakaran lahan dan hutan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi dampaknya juga dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, pencegahan harus menjadi perhatian bersama dan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi,” jelasnya.
Upaya pencegahan dinilai penting karena sebagian risiko kebakaran dapat dikurangi melalui kesadaran dan kepedulian masyarakat. Masyarakat perlu memahami aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama ketika kondisi lahan berada dalam keadaan kering.
Harianto juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, masyarakat dapat berperan dengan menjaga kawasan di sekitarnya, menghindari tindakan yang berpotensi memicu api, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
“Masyarakat mempunyai peran penting dalam mencegah kebakaran. Jangan menunggu api membesar, tetapi harus ada kepedulian sejak melihat potensi atau tanda-tanda terjadinya kebakaran,” katanya.
Persoalan karhutla juga membutuhkan sinergi antara masyarakat, komunitas, pemerintah, dan berbagai pihak terkait. Penanganan yang cepat diperlukan ketika kebakaran terjadi, tetapi langkah pencegahan tetap menjadi bagian utama untuk menekan risiko dan dampaknya. Sebab, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas, melainkan tanggung jawab bersama. Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting agar kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....