Menumbuhkan Fitrah Anak sejak Dini Demi Masa Depan Gemilang

  • 21 Jun 2026 07:31 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Keluarga menjadi faktor utama dalam membentuk karakter anak. Orang tua tidak hanya bertanggung jawab memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga harus menanamkan nilai-nilai agama, akhlak, dan kebiasaan baik sejak usia dini.

Dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Surabaya, Minggu, 21 Juni 2026, Ketua I Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Jawa Timur, Agus Farhani, menjelaskan bahwa setiap anak lahir dalam keadaan fitrah, yaitu memiliki potensi kebaikan yang perlu dijaga dan dikembangkan melalui pendidikan, keteladanan, serta lingkungan yang positif. “Anak-anak adalah amanah. Mereka lahir dengan potensi yang luar biasa. Tugas orang tua dan lingkungan adalah menjaga dan mengarahkan potensi tersebut agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai tantangan pendidikan anak saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi digital. Penggunaan gawai dan media sosial yang tidak terkontrol dapat memengaruhi perkembangan karakter anak apabila tidak diimbangi dengan pengawasan dan pendampingan dari orang tua.

“Saat ini kita dihadapkan dengan teknologi. Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain handphone. Untuk itu, sebagai orang tua, sangat penting membangun komunikasi yang baik dalam keluarga. Anak yang mendapatkan perhatian dan kasih sayang, akan lebih mudah menerima nilai-nilai yang diajarkan orang tua,” ujarnya.

Selain keluarga, Ustaz Agus menjelaskan lembaga pendidikan dan lingkungan masyarakat juga memiliki peran besar dalam menjaga fitrah anak. Kegiatan keagamaan seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), pengajian, dan aktivitas masjid dinilai mampu membentuk karakter serta menumbuhkan kecintaan anak terhadap ajaran agama.

BKPRMI Jawa Timur, lanjutnya, terus mendorong penguatan pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan generasi muda melalui berbagai program yang melibatkan masjid dan lembaga pendidikan keagamaan. “Masjid harus menjadi pusat pembinaan generasi. Anak-anak perlu dikenalkan dengan lingkungan masjid sejak dini agar tumbuh kecintaan kepada agama dan memiliki akhlak yang baik,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan dan pembinaan generasi muda saat ini.

Masyarakat diharapkan bisa semakin menyadari pentingnya menumbuhkan fitrah anak sejak dini, sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan yang positif, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....