Mencetak Generasi Emas Mewujudkan Lansia Bahagia

  • 08 Mei 2026 11:00 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID – Surabaya. Mewujudkan generasi emas tidak hanya dimulai dari pendidikan anak sejak dini, tetapi juga dari terciptanya lingkungan keluarga yang harmonis dan penuh perhatian terhadap seluruh anggota keluarga, termasuk para lanjut usia atau lansia. Hal tersebut disampaikan oleh Nyai Lina Alfian, S. Pd, Mubalighot Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Jawa Timur, dalam dialognya di RRI Surabaya dengan tema “Mencetak Generasi Emas, Mewujudkan Lansia Bahagia”.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa generasi emas merupakan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, serta kepedulian sosial yang baik. Pembentukan generasi tersebut membutuhkan peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.

Orang tua memiliki tanggung jawab penting dalam memberikan teladan, perhatian, serta pendidikan moral sejak usia dini agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas di masa depan. Selain perhatian terhadap anak, kesejahteraan lansia juga menjadi bagian penting dalam menciptakan keluarga yang harmonis.

Lansia bukan hanya membutuhkan perhatian dari segi kesehatan fisik, tetapi juga dukungan emosional dan kasih sayang dari keluarga. Kehadiran keluarga yang peduli dapat memberikan rasa nyaman, dihargai, dan bahagia bagi para lansia dalam menjalani masa tua mereka.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa hubungan antargenerasi dalam keluarga perlu dijaga dengan baik agar tercipta keseimbangan dalam kehidupan sosial. Anak-anak dapat belajar nilai kesabaran, penghormatan, dan kasih sayang melalui interaksi dengan orang tua maupun lansia di lingkungan keluarga. Dengan demikian, terciptanya generasi emas tidak dapat dipisahkan dari peran keluarga dalam membangun hubungan yang saling mendukung antaranggota keluarga.

Di era modern saat ini, tantangan dalam mendidik anak dan mendampingi lansia semakin kompleks. Perkembangan teknologi, perubahan gaya hidup, serta kesibukan aktivitas sehari-hari sering kali membuat komunikasi dalam keluarga menjadi berkurang. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk tetap menjaga kedekatan emosional dalam keluarga agar nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian tetap terjaga.

Sebagai penutup, disampaikan bahwa membangun generasi emas dan mewujudkan lansia bahagia merupakan tanggung jawab bersama, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat. Melalui perhatian, pendidikan, dan kasih sayang yang diberikan secara seimbang, diharapkan dapat tercipta keluarga yang harmonis, kuat, dan mampu melahirkan generasi yang berkualitas bagi masa depan bangsa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....