Posyandu Keluarga Jadi Garda Terdepan Meningkatkan Kesehatan Masyarakat
- 16 Jun 2026 17:48 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Keberadaan Posyandu Keluarga memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Tidak hanya melayani ibu hamil dan balita, Posyandu Keluarga kini menjadi pusat layanan kesehatan berbasis masyarakat yang menjangkau seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, remaja, dewasa hingga lansia.
Dalam program dialog Beranda Asta Cita, Selasa, 16 Juni 2026, Kiki Ayu Pramesti, S.KM., M.Kes., Pengurus IAKMI Pengcab Surabaya sekaligus Lurah Tegalsari Surabaya mengatakan Posyandu Keluarga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat karena menjadi sarana deteksi dini berbagai masalah kesehatan sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.
"Posyandu Keluarga atau Posga hadir untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui kegiatan yang rutin, berbagai kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya bisa lebih cepat dan tepat," ujarnya.
Ia menjelaskan, bagi balita, Posyandu berperan penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, memastikan status gizi tetap baik, serta meningkatkan cakupan imunisasi. Sementara bagi ibu hamil, Posyandu menjadi sarana pemantauan kesehatan kehamilan sekaligus memberikan edukasi terkait persiapan persalinan dan perawatan bayi.
Lebih jauh, Posyandu Keluarga juga memberikan manfaat bagi kelompok usia remaja dan dewasa melalui edukasi pola hidup sehat, pencegahan penyakit tidak menular, serta peningkatan kesadaran pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
"Melalui Posyandu, masyarakat mendapatkan akses informasi kesehatan yang benar. Edukasi ini sangat penting agar masyarakat mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Bagi kelompok lanjut usia, Posyandu Keluarga menjadi wadah pemantauan kesehatan secara rutin. Pemeriksaan tekanan darah, pemantauan penyakit kronis, hingga penyuluhan kesehatan dapat membantu lansia menjaga kualitas hidup dan tetap produktif.
Keberhasilan Posyandu Keluarga tidak lepas dari peran kader kesehatan yang menjadi ujung tombak pelayanan di masyarakat. Kader berperan aktif melakukan pendataan, edukasi, pemantauan kesehatan warga, serta menghubungkan masyarakat dengan fasilitas layanan kesehatan.
Menurut Kiki, kehadiran kader kesehatan membuat layanan kesehatan menjadi lebih dekat, mudah diakses, dan mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat lingkungan terkecil.
"Ketika kader dan masyarakat sama-sama aktif, maka upaya pencegahan penyakit dapat berjalan lebih efektif. Masyarakat tidak hanya datang saat sakit, tetapi juga belajar menjaga kesehatan sejak dini," jelasnya.
Selain memberikan manfaat kesehatan, Posyandu Keluarga juga memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan rutin yang melibatkan warga, kader, tenaga kesehatan, serta pemerintah setempat, terbangun kolaborasi yang mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan produktif.
Kiki berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan Posyandu Keluarga sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga.
"Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat. Semakin aktif masyarakat mengikuti kegiatan Posyandu, semakin besar peluang untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas," ujarnya.
Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, Posyandu Keluarga diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....