RRI Surabaya jadi Laboratorium Belajar Komunikasi Publik Perhumas Muda
- 09 Apr 2026 20:21 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya terus menegaskan perannya sebagai media publik yang adaptif di era digital. Tak hanya sebagai penyampai informasi, RRI kini juga menjadi ruang belajar praktis bagi generasi muda yang ingin memahami dunia komunikasi dan media secara langsung.
Hal ini terlihat saat RRI Surabaya menerima kunjungan Perhumas Muda Surabaya Raya, Kamis 9 April 2026. Puluhan pengurus dan anggota komunitas mengikuti kegiatan dengan antusias, menjadikan kunjungan ini sebagai pengalaman pertama mereka belajar langsung di lingkungan media.
Ketertarikan terhadap RRI tidak lepas dari reputasinya sebagai salah satu media tertua di Indonesia yang tetap bertahan dan relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Bagi Perhumas Muda, RRI menjadi contoh nyata bagaimana media konvensional mampu bertransformasi tanpa kehilangan jati diri.
“Kami ingin belajar bagaimana media ini bekerja, apalagi RRI sudah berdiri sejak lama. Pasti banyak hal yang bisa dipelajari, terutama bagaimana tetap relevan hingga sekarang,” ujar Kevin, Kepala Divisi Eksternal Perhumas Muda Surabaya Raya.
Kunjungan ini juga menjadi momen spesial bagi kepengurusan baru Perhumas Muda yang dilantik pada Desember 2025. RRI Surabaya menjadi tujuan pertama mereka dalam agenda kunjungan media, menandai langkah awal membangun pemahaman yang lebih dalam tentang praktik komunikasi publik.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pemaparan mengenai proses pemberitaan, reportase, sinergi antara Media dan Humas hingga penyiaran radio. Tidak hanya itu, mereka juga diajak melihat langsung operasional di balik layar, mulai dari studio siaran, ruang rekaman, Master Control Room (MCR), hingga fasilitas pemancar.
“Kalau sebelumnya pernah kunjungan, tapi bukan ke media. Nah, untuk kepengurusan baru ini, RRI jadi kunjungan media pertama kami,” kata Habib, salah satu anggota Perhumas Muda.
Melalui kegiatan ini, RRI Surabaya menunjukkan perannya sebagai laboratorium pembelajaran yang membuka ruang kolaborasi dengan komunitas. Kehadiran berbagai kelompok masyarakat diharapkan tidak hanya memperluas pemahaman tentang dunia media, tetapi juga memperkuat eksistensi radio sebagai sumber informasi yang tetap hidup di tengah masyarakat.
Di tengah gempuran platform digital, RRI membuktikan bahwa radio tidak sekadar bertahan, tetapi juga berkembang menjadi pusat edukasi komunikasi publik yang relevan lintas generasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....