Sekdaprov Adhy: MBG Perkuat Gizi Masyarakat dan Gerakkan Ekonomi Jawa Timur
- 03 Jul 2026 15:42 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- MBG Dinilai Perkuat Gizi Masyarakat dan Gerakkan Ekonomi Jawa Timur
- Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mengatakan, MBG dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
- Ketua Umum DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Doddy Izwardy, menegaskan keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh penyediaan makanan bergizi, tapi juga keamanan pangan, kualitas gizi, kesehatan pencernaan, dan edukasi kepada masyarakat.
RRI.CO.ID, Surabaya - Program Makan Bergizi Gratis atau MBG dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, saat menjadi pembicara utama pada acara Temu Ilmiah Nasional (TIN) II PERSAGI 2026 yang mengangkat tema "Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045", di The Trans Luxury Hotel, Surabaya.
Menurut Adhy, Program Makan Bergizi Gratis atau MBG harus terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah dan organisasi profesi guna memastikan makanan yang diterima masyarakat aman, bergizi, dan berkualitas. Adhy mengatakan, program prioritas nasional tersebut memberikan manfaat yang luas, mulai dari peningkatan kesehatan peserta didik, santri, dan ibu hamil hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM dalam rantai pasok.
"Program prioritas nasional ini berjalan dengan baik. Dampaknya bukan hanya meningkatkan gizi dan kesehatan siswa, santri, serta ibu hamil, tetapi juga menumbuhkan perekonomian Jawa Timur melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, dan UMKM dalam ekosistem Program Makan Bergizi Gratis," ujarnya, Jum'at, 3 Juli 2026.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Ahli Gizi Indonesia atau DPP PERSAGI, Doddy Izwardy, menegaskan keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh penyediaan makanan bergizi, tetapi juga keamanan pangan, kualitas gizi, kesehatan pencernaan, dan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, PERSAGI akan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan gizi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
"PERSAGI ingin memastikan pembangunan gizi berjalan melalui penguatan keamanan pangan, ketahanan gizi, kualitas makanan yang diberikan, serta edukasi kepada masyarakat," ucapnya.
Kolaborasi lintas sektor kata Doddy, diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, sekaligus mendukung penurunan angka stunting, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. "Rekomendasi yang kami susun diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah untuk mendukung terwujudnya generasi Indonesia Emas 2045," katanya.
PERSAGI ujar Doddy, memandang pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif tidak dapat dipisahkan dari pemenuhan gizi yang berkualitas sejak dini. "Selain menjamin kecukupan asupan makanan, kualitas gizi dinilai berpengaruh terhadap kesehatan, kemampuan belajar, produktivitas, hingga daya saing bangsa," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....