Mensos: Sekolah Rakyat Jadi Strategi Memutus Mata Rantai Kemiskinan
- 26 Jun 2026 19:17 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan. Program tersebut tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi instrumen untuk mendorong perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga.
"Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi strategi untuk memutus mata rantai kemiskinan," ujar Mensos Gus Ipul saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Unesa, Jumat, 26 Juni 2026.
Menurut Mensos, pendekatan yang diterapkan dalam Sekolah Rakyat bersifat menyeluruh. Selain memperoleh pendidikan yang layak, anak-anak juga mendapatkan pendampingan sehingga memiliki kesempatan lebih besar meningkatkan kualitas hidup di masa depan.
"Pendekatan yang kami lakukan bersifat komprehensif dan menyentuh seluruh aspek kehidupan keluarga," katanya.
Pemerintah tidak hanya berfokus pada anak sebagai peserta didik. Orang tua juga didorong mengikuti berbagai program pemberdayaan ekonomi agar memiliki sumber penghasilan yang lebih baik.
"Anaknya sekolah, orang tuanya kami berdayakan agar ekonominya meningkat," lanjutnya
Di saat yang sama, keluarga penerima manfaat juga diarahkan memperoleh berbagai bentuk perlindungan sosial sesuai kebutuhan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga selama proses pemberdayaan berlangsung.
"Keluarga juga kami hubungkan dengan berbagai program perlindungan sosial pemerintah," jelasnya.
Mensos menjelaskan bahwa strategi pengentasan kemiskinan pemerintah dibangun melalui tiga pendekatan utama. Pendekatan tersebut saling melengkapi sehingga tidak hanya mengurangi dampak kemiskinan, tetapi juga mencegah kemiskinan terus berulang antargenerasi.
| Baca juga: MBG Modong Terapkan Standar Uji Mutu Ketat |
"Pengentasan kemiskinan dilakukan melalui tiga strategi yang saling terintegrasi," tegasnya.
Strategi pertama adalah mengurangi beban pengeluaran masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial. Strategi kedua dilakukan dengan meningkatkan pendapatan masyarakat lewat program pemberdayaan ekonomi.
"Bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi menjadi fondasi dalam pengentasan kemiskinan," kata Mensos.
Sementara itu, strategi ketiga diwujudkan melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah berharap lulusan Sekolah Rakyat mampu mengubah masa depan keluarganya sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
"Harapan kami, setelah anak menyelesaikan pendidikan, keluarganya menjadi mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....