Mensos Ungkap Sekolah Rakyat Berhasil Bentuk Karakter Siswa
- 26 Jun 2026 19:18 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Program Sekolah Rakyat menunjukkan perkembangan positif setelah hampir sebelas bulan pelaksanaan.
- Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengungkapkan evaluasi pemerintah mencatat adanya perubahan nyata pada peserta didik, baik dari sisi karakter, semangat belajar, maupun kondisi kesehatan mereka.
RRI.CO.ID, Surabaya - Program Sekolah Rakyat yang dijalankan Kementerian Sosial menunjukkan perkembangan positif setelah hampir sebelas bulan pelaksanaan. Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengungkapkan evaluasi pemerintah mencatat adanya perubahan nyata pada peserta didik, baik dari sisi karakter, semangat belajar, maupun kondisi kesehatan mereka.
"Perubahan anak-anak terlihat nyata, mereka lebih disiplin, lebih percaya diri, semangat belajarnya meningkat, begitu juga kesehatan dan pertumbuhannya," ujar Gus Ipul saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Unesa, Jumat, 26 Juni 2026.
Perubahan tersebut dinilai menjadi indikator bahwa pendekatan pendidikan berasrama yang diterapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi perkembangan siswa. Pendampingan yang dilakukan secara intensif menjadi salah satu faktor utama yang mendorong capaian tersebut.
"Semua ini merupakan hasil kerja bersama kepala sekolah, guru, wali asrama, dan seluruh tenaga kependidikan," lanjutnya.
Saat ini, Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 titik di berbagai daerah. Seluruh satuan pendidikan tersebut terus dipantau agar kualitas layanan pendidikan tetap terjaga dan berkembang sesuai kebutuhan peserta didik.
"Kami terus melakukan evaluasi terhadap seluruh pelaksanaan Sekolah Rakyat," tegasnya.
Evaluasi yang dilakukan pemerintah tidak hanya menyoroti capaian siswa, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia di lingkungan sekolah. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah penambahan jumlah guru maupun tenaga kependidikan agar proses belajar mengajar semakin optimal.
Kemungkinan penambahan guru dan tenaga kependidikan terus kami kaji sesuai kebutuhan," ujarnya.
Selain penguatan tenaga pengajar, pemerintah juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai perguruan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat pendampingan akademik bagi para siswa.
"Kami ingin memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi agar kualitas Sekolah Rakyat semakin baik," katanya.
Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kemandirian anak. Lingkungan belajar yang terintegrasi memungkinkan peserta didik memperoleh pendampingan secara menyeluruh dalam kehidupan sehari-hari.
"Yang kami bangun bukan hanya kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan kepercayaan diri anak-anak," ujar Gus Ipul.
Kementerian Sosial memastikan evaluasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya penyempurnaan program. Pemerintah berharap Sekolah Rakyat mampu menjadi model pendidikan yang memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.
"Evaluasi akan terus kami lakukan agar manfaat Sekolah Rakyat semakin dirasakan masyarakat," tutur Mensos.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....