Merangin Dorong Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa
- 12 Jun 2026 08:48 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pemerintah Kabupaten Merangin resmi membuka Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Tim Pembina Posyandu dalam Pengelolaan Pustu dan Posyandu Transformasi Layanan Primer, sekaligus Penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan strategis tersebut digelar di Hotel Family Inn Bangko, Kamis 11 Juni 2026, dan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli III Setda Merangin, Hendri Widodo, yang mewakili Wakil Bupati Merangin.
Acara ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Merangin sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu, Lavita Syukur, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Kasi Promkes Herwan, S.KM., unsur Forkopimda, para camat, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Merangin.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Merangin, Lavita Syukur, menegaskan perlunya perubahan paradigma dalam memaknai Posyandu. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak lagi sebatas layanan imunisasi atau penimbangan balita, melainkan telah bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan terpadu berbasis siklus hidup.
“Buang jauh-jauh pemikiran bahwa Posyandu hanya tempat imunisasi atau sekadar membagikan makanan tambahan. Saat ini Posyandu adalah pusat integrasi layanan sosial dasar untuk seluruh siklus kehidupan,” tegas Lavita.
Ia menjelaskan, layanan Posyandu kini mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lanjut usia (lansia). Selain itu, Posyandu juga berperan dalam mendukung implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa, yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, perumahan rakyat, sosial, hingga ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Lavita juga mengingatkan pentingnya dukungan pemerintah desa dan kecamatan dalam penguatan Posyandu, termasuk pengalokasian Dana Desa untuk operasional, penyediaan alat kesehatan dasar, serta peningkatan insentif bagi kader Posyandu.
Sementara itu, Staf Ahli III Setda Merangin, Hendri Widodo, menyampaikan bahwa sektor kesehatan saat ini tengah memasuki fase Transformasi Layanan Primer yang menitikberatkan pada upaya pencegahan dan pelayanan kesehatan berbasis deteksi dini.
“Posyandu kini diperkuat sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa. Fokus kita bukan hanya mengobati, tetapi mencegah sejak awal melalui Pustu dan Posyandu,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Merangin terus berkomitmen memperkuat layanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui alokasi anggaran untuk program jaminan kesehatan daerah agar masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan akses pengobatan gratis.
Di akhir arahannya, Hendri mengajak seluruh pihak untuk memperkuat implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), mulai dari aktivitas fisik rutin, pola makan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, hingga pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Transformasi ini tidak akan berhasil tanpa keterlibatan semua pihak. Karena itu, kita perlu bergerak bersama,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....