Konsumen Alami Penurunan di Pasar Ikan Tanjungpandan

  • 09 Jun 2026 15:18 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung – Aktivitas jual beli di Pasar Ikan Tanjungpandan, Belitung sepi. Pembeli berkurang meski harga ikan stabil.

Ketua Forum Pasar Ikan Peduli Tanjungpandan, Radianto mengatakan, dalam beberapa hari hingga satu minggu terakhir masyarakat terlihat lebih selektif dalam berbelanja kebutuhan ikan dan hasil laut lainnya.

"Dalam beberapa hari sampai satu minggu terakhir memang pembelian agak sepi. Masyarakat terlihat lebih selektif saat berbelanja dibandingkan biasanya," kata Radianto, Senin, 8 Juni 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi di tengah harga sejumlah komoditas ikan yang masih relatif stabil. Harga tenggiri hasil pancingan saat ini berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram, sedangkan tenggiri hasil jaring sekitar Rp65 ribu per kilogram atau rata-rata berada di kisaran Rp70 ribuan per kilogram.

Sementara itu, harga cumi ukuran besar berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram. Harga tersebut bahkan telah mengalami penurunan dibandingkan dua minggu sebelumnya yang dipengaruhi berkurangnya permintaan pasar.

"Harga cumi sekarang sekitar Rp140 ribu per kilogram. Itu sebenarnya sudah turun dibandingkan beberapa waktu lalu karena permintaan pasar juga berkurang," ujarnya.

Radianto menjelaskan, harga komoditas hasil laut tidak hanya dipengaruhi kondisi pasokan dan permintaan lokal, tetapi juga pembelian dari perusahaan yang memasok kebutuhan luar daerah hingga ekspor. Faktor nilai tukar dolar turut memengaruhi perkembangan harga beberapa jenis hasil laut.

Selain itu, pasokan beberapa jenis ikan juga dipengaruhi aktivitas nelayan. Saat ini sebagian nelayan lebih memilih menangkap komoditas bernilai jual tinggi seperti cumi dan tenggiri sehingga memengaruhi ketersediaan jenis ikan lainnya di pasar.

Salah seorang warga Tanjungpandan, Tini, mengaku kini lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluaran rumah tangga, termasuk saat membeli kebutuhan ikan.

"Kami tetap membeli ikan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi sekarang lebih menyesuaikan dengan harga dan jenis ikan yang tersedia. Kalau ada ikan yang pasokannya banyak dan harganya lebih terjangkau tentu itu yang dipilih," katanya.

Ia menilai masyarakat saat ini cenderung lebih selektif dalam berbelanja agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi tanpa membebani pengeluaran keluarga.

"Kondisi harga memang berbeda-beda untuk setiap jenis ikan. Karena itu kami biasanya melihat dulu mana yang harganya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan keluarga," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....