Dishub Belitung Siapkan Skema Transportasi Sambut Wisatawan Mancanegara

  • 13 Apr 2026 16:34 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung – Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung menyiapkan skema transportasi untuk menunjang mobilitas wisatawan mancanegara seiring rencana beroperasinya penerbangan internasional rute Singapura–Belitung oleh maskapai Scoot pada 3 Mei 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung, Firdaus Zamri mengatakan, pihaknya telah membahas upaya penambahan sarana dan prasarana transportasi, termasuk menyiapka armada untuk mendukung perjalanan wisatawan menuju sejumlah destinasi unggulan.

"Terkait upaya penambahan sarana dan prasarana, seperti bus-bus untuk menunjang mobilitas wisatawan di destinasi, kemarin sebenarnya sudah masuk dalam pembahasan bersama BPTD," kata Firdaus, saat mendampingi Bupati dalam konferensi pers kesiapan penyambutan penerbangan internasional maskapai Scoot di Kantor Bupati Belitung, Senin (13/5/2026).

Firdaus menjelaskan, Dishub Belitung telah menelusuri rute perjalanan yang akan dijadikan skema layanan transportasi wisata. Rute tersebut dirancang dimulai dari bandara menuju terminal, kemudian melewati kawasan hotel sebelum menuju kawasan destinasi wisata.

"Kami sudah menelusuri rute untuk membuka trip baru. Rute tersebut dimulai dari bandara, kemudian menuju terminal, dilanjutkan ke putaran hotel yang ada di kawasan. Setelah itu menuju destinasi seperti Tanjung Kelayang, Tanjung Tinggi, dan ke kawasan wisata lainnya," ujarnya.

Menurut Firdaus, pengaturan rute ini disusun agar wisatawan yang diantar ke destinasi dapat kembali menggunakan kendaraan yang sama, sehingga perjalanan lebih efektif dan teratur.

"Pada prinsipnya, wisatawan ini ketika diantar ke lokasi wisata, idealnya mereka juga bisa kembali menggunakan kendaraan yang sama. Itu maksud dari pengaturan rute tersebut," katanya.

Ia menambahkan, skema transportasi ini saat ini difokuskan untuk melayani perjalanan wisata di wilayah Kabupaten Belitung terlebih dahulu.

Terkait kesiapan armada, Firdaus memastikan Dishub telah bersurat dan melakukan koordinasi agar kendaraan yang diperlukan dapat disiapkan oleh pihak terkait, termasuk untuk kebutuhan armada yang standby.

"Namun untuk kesiapan di lapangan, kami sudah bersurat, dan kemungkinan besar armada atau kendaraan tersebut akan disiapkan oleh pihak terkait. Dan untuk posisi stand by, ya, itu memungkinkan dan sudah disiapkan," ujarnya.

Terpisah, warga Tanjungpandan, Rendi menilai langkah Dishub Belitung ini dapat menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin berwisata tanpa harus bergantung pada paket open trip atau menyewa pemandu wisata.

"Kalau ada bus wisata yang jelas rutenya, wisatawan bisa lebih mudah keliling. Mereka tidak perlu ikut open trip atau sewa tour guide, jadi lebih hemat dan praktis," kata Rendi.

Ia berharap skema transportasi tersebut benar-benar berjalan sesuai rencana dan disertai informasi yang jelas agar wisatawan merasa nyaman selama berada di Belitung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....