Pos Penting Sehat Mapan Berhasil Tekan Angka Stunting Wilayah Gunung Muda
- 31 Mei 2026 18:52 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka - Pos Pencegahan Stunting 1.000 Hari Pertama Kehidupan atau Pos Penting Sehat Mapan yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Gunung Muda berhasil guna dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Bangka.
Program yang mencakup tiga desa, yakni Desa Riding Panjang, Desa Gunung Muda, dan Desa Lumut ini telah berjalan secara berkelanjutan sejak tahun 2021 melalui dukungan pemerintah desa dan kolaborasi berbagai pihak.
Nutrisionis yang juga Ahli Gizi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Desi Yanti menuturkan, Pos Penting Sehat Mapan merupakan wadah pemberdayaan masyarakat yang menghimpun balita bermasalah gizi serta ibu hamil dengan kurang energi kronis (KEK) untuk mendapatkan makanan bergizi, edukasi kesehatan, serta pemantauan secara rutin. Program ini bertujuan mendorong perubahan perilaku dalam praktik pemberian makan bayi dan anak, sekaligus meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pola makan sehat melalui konsep “Isi Piringku”.
“Sejak tahun 2023, pelaksanaan program semakin diperkuat melalui kolaborasi dengan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal dari Puskesmas Gunung Muda,” ujarnya kepada RRI, Minggu 31 Mei 2026. Sementara, dukungan dana desa digunakan untuk operasional kader dan transportasi harian di 16 Pos Penting Sehat Mapan yang tersebar di berbagai dusun dan lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan kader posyandu yang setiap hari memasak dan mendistribusikan PMT lokal kepada balita yang mengalami masalah pertumbuhan, seperti berat badan tidak naik, berat badan rendah, dan gizi kurang. Selain itu, ibu hamil yang mengalami KEK maupun berisiko KEK juga menjadi sasaran program.
Menurut Desy, setiap hari, para penerima manfaat datang ke pos untuk makan bersama sekaligus mendapatkan edukasi dari kader, petugas puskesmas, dan Tim Penggerak PKK desa. Kader juga melakukan pemantauan, pencatatan, serta pelaporan perkembangan sasaran secara rutin kepada puskesmas melalui grup komunikasi yang telah dibentuk.
Keberadaan Pos Penting Sehat Mapan terbukti memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Gunung Muda. Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM), jumlah balita stunting berhasil ditekan dari 31 balita atau 2,92 persen pada tahun 2021 menjadi 11 balita atau 1,28 persen pada Februari 2026.
Selain itu, tingkat kunjungan balita ke posyandu juga meningkat hingga mencapai 100 persen pada tahun 2025. Peningkatan tersebut menunjukkan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.
Tidak hanya berdampak pada penurunan angka stunting, program ini juga mendorong perubahan perilaku positif di tengah masyarakat. Para orang tua kini lebih aktif membawa anak ke posyandu dan semakin memahami pentingnya penimbangan yang tepat untuk memantau status gizi balita.
| Baca juga: Kualitas Air Depot Isi Ulang Diawasi |
Hingga April 2026, angka stunting di wilayah Puskesmas Gunung Muda tercatat sebanyak 11 balita dari total 238 balita stunting yang ada di Kabupaten Bangka. Capaian ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah desa, puskesmas, kader posyandu, PKK, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata dalam upaya menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas stunting.
“Alhamdulillah, anak – anak balita di Gunung Muda ini bisa terpantau untuk kesehatan dan cakupan gizi nya melalui koordinasi yang dilakukan tim kesehatan puskesmas,” kata ibu rumah tangga Siti.
Dia berharap kegiatan dapat terus dilakukan guna menekan angka stunting di Kabupaten Bangka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....