Kalianget, Sebuah Kota Tua di Madura
- 17 Jan 2024 21:09 WIB
- Sumenep
KBRN, SUMENEP: Asal-usul Kota
Tua Kalianget menarik diulas. Kawasan ini merupakan salah satu kota modern
pertama di Pulau Madura . Bagi sebagian masyarakat tanah air tentu sudah tidak
asing lagi dengan Kota Tua Kalianget.
Melihat ke belakang, keberadaannya menjadi salah satu saksi peradaban lampau di Madura. Lantas, seperti apakah sebenarnya sejarah dan asal-usul Kota Tua Kalianget ini? Untuk mengenalnya lebih jauh, simak ulasannya berikut.
Asal-usul Kota Tua Kalianget Kota Tua Kalianget memiliki sejarah panjang dalam keberadaannya. Dulu, kawasan ini menjadi kota modern pertama di Pulau Madura.
Mengutip laman Kabupaten Sumenep, Rabu (17/1/2024), kawasan Kota Tua secara historis didirikan kongsi dagang VOC.
Waktunya sendiri diperkirakan sekitar awal abad ke-17 atau 18. Saat
VOC datang ke Sumenep, kawasan Kalianget dipilih sebagai pusat kongsi
dagangnya. Alasannya sederhana, karena memiliki letak strategis dan menjadi
bandar pelabuhan tersibuk di selat Madura.
Setelah menguasai Sumenep, VOC sempat membangun benteng di Kalianget Barat. Namun, karena posisinya dirasa kurang strategis, bentung tersebut terbengkalai dan dikenal masyarakat setempat dengan sebutan Loji Kantang.
Secara infrastruktur, waktu itu Kota Tua Kalianget memiliki penataan yang lebih modern jika dibandingkan wilayah lain di Madura hingga pulau lain di Nusantara.
Tak hanya bangunan dan rumah, VOC juga
membangun sarana lain yang mendukung bisnisnya, termasuk pelabuhan modern.
Setelah VOC dibubarkan, pemerintahan Hindia Belanda mengambil alih kekuasaan. Mereka pun berhak atas bangunan-bangunan mewah bercorak Eropa yang sempat dibangun saat era kejayaan VOC.
Tak hanya itu, mereka juga mencoba memperkuat posisinya di Sumenep. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membangun pabrik garam Briket, sebuah pabrik modern pertama di Indonesia.
Seiring waktu, peninggalan Kota Tua Kalianget masih tetap eksis hingga kini. Tak hanya bangunan-bangunan tua, ada juga seperti pos penjagaan bergaya Eropa dan Belanda, gedung pembangkit listrik, lokomotif dan lori yang dulu dipakai mengangkut garam dari ladang-ladang garam, pelabuhan tua hingga cerobong pabrik.
Saat ini, jejak kemegahan Kota Tua Kalianget masih bisa dijumpai.
Bangunan-bangunan kuno berarsitektur Eropa di sekitarnya seakan menjadi saksi bisu sejarah wilayah tersebut di masa lalu.
Demikian ulasan mengenai asal-usul keberadaan Kota Tua Kalianget di Madura. (dela)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....