Upaya Desa Pagar Batu Majukan Sektor Wisata
- 17 Feb 2026 22:03 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Desa Pagar Batu terus mengembangkan potensi wisata desa sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat. Destinasi unggulan yakni Wisata Bukit Tawaf yang memiliki kolam renang Belerang, kini menjadi andalan desa dalam menarik kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Kepala Desa Pagar Batu, Imam Daud menegaskan, peran desa dalam memajukan sektor pariwisata sangat krusial. Menurutnya, kepala desa memiliki tanggung jawab moral untuk menggali dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di wilayahnya.
“Mengembangkan wisata desa memang sangat krusial, terutama dalam menghidupkan dan memanaskan mesin perekonomian masyarakat. Sudah menjadi wajib hukumnya bagi kepala desa untuk menggali seluruh potensi yang ada,” ujar Imam Daud, Selasa 17 Februari 2026.
Ia menjelaskan, potensi utama yang dimiliki Desa Pagar Batu adalah kandungan gas dan air belerang yang diyakini masyarakat memiliki manfaat bagi kesehatan. Potensi tersebut kemudian dikemas menjadi daya tarik wisata, selain panorama alam Bukit Tawaf yang kini mulai dikenal luas.
“Yang bisa kami jual pertama adalah gas belerang dan air yang mengandung belerang. Masyarakat meyakini air ini bisa memberikan kesegaran dan menyehatkan. Ini yang menjadi daya tarik utama, Wisata Bukit Tawaf,” ujarnya menjelaskan.
Imam Daud menambahkan, pembangunan kawasan wisata tersebut merupakan bagian dari visi dan misi pemerintah desa untuk mengubah wajah Pagar Batu menjadi lebih elok dan produktif. Ia menyebut, kawasan yang sebelumnya hanya berupa semak belukar kini telah disulap menjadi lokasi wisata yang tertata.
“Dibangunnya wisata di Pagar Batu ini memang menjadi visi misi kami, untuk menjadikan Pagar Batu lebih elok. Tempat yang dulunya hanya semak belukar, sekarang menjadi tempat wisata yang bisa dibanggakan,” ucapnya mengungkapkan.
Dalam proses pengembangannya, pemerintah desa tidak berjalan sendiri. Masyarakat dilibatkan secara aktif melalui semangat gotong royong dan investasi bersama. Menurut Imam Daud, partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan pengelolaan wisata desa tersebut.
“Kami menggerakkan masyarakat untuk aktif bergotong royong dan terlibat langsung dalam pembangunan. Kami yakinkan warga, kalau wisata ini dibangun hanya oleh investor atau pihak lain, bahkan oleh pemerintah desa dari dana desa sekalipun, kita mungkin hanya bangga punya tempat wisata. Tapi ketika kita berinvestasi dengan uang kita sendiri, secara patungan membangun tempat wisata, maka hasilnya akan berdampak langsung pada kita sendiri,” ucapnya dengan tegas.
Ia pun bersyukur, selama tiga tahun terakhir perkembangan wisata desa menunjukkan progres yang positif. Selain jumlah kunjungan yang terus meningkat, manfaat ekonomi juga dirasakan langsung oleh masyarakat melalui sistem bagi hasil yang dilakukan secara berkala.
“Alhamdulillah, selama tiga tahun ini progresnya bagus. Warga tetap mendapat berkah dari wisata tersebut karena setiap tiga bulan sekali hasilnya kami bagi secara rata,” kata Imam Daud.
Dengan pengelolaan berbasis partisipasi masyarakat, Desa Pagar Batu optimistis sektor pariwisata akan terus berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi desa secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....