Pantai Galung Jadi Contoh Wisata Berbasis Warga
- 16 Jun 2026 15:16 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID,Sumenep- Pantai Galung di Kabupaten Sumenep menjadi pusat perhatian dalam diskusi kelompok terarah dan pemaparan hasil pengabdian masyarakat yang digelar Universitas Terbuka Surabaya pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan ini menyoroti potensi destinasi pesisir yang berkembang sebagai model wisata berbasis masyarakat.
Program EQUITY Universitas Terbuka Tahun 2025–2026 mendukung kegiatan tersebut. Tujuannya mengumpulkan gagasan, pengalaman, dan saran dari berbagai pihak. Semua masukan itu dipakai untuk menyusun cara pengembangan wisata berbasis warga yang menjawab tantangan pariwisata masa depan.
Direktur UT Surabaya Suparti menegaskan pembangunan destinasi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Keberhasilan hanya tercapai jika perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan warga setempat bekerja sama. Dengan begitu, manfaat pembangunan pariwisata bisa dirasakan semua pihak secara merata.
Dalam sesi diskusi, Faruk Hanafi mengajak peserta memperkuat budaya sadar wisata lewat penerapan Sapta Pesona. Ia menilai masyarakat sebagai wajah utama destinasi dan kunci pembentuk citra baik daerah tujuan wisata. Peran aktif warga dinilai menentukan keberlanjutan Pantai Galung.
Siti Nuurlaily Rukmana memaparkan pelajaran dari pengembangan Pantai Galung. Ia menekankan pentingnya penataan ruang kawasan, penguatan lembaga masyarakat, dan kerja sama antarpihak. Ketiga hal itu disebut sebagai dasar keberhasilan wisata berbasis warga yang berkelanjutan.
Diskusi menghasilkan masukan tentang pengembangan produk wisata, peningkatan kemampuan masyarakat, pengelolaan lingkungan pesisir, dan cara pemasaran destinasi yang lebih tepat. Pada sesi pemaparan, peserta mendapat penjelasan model wisata berbasis warga hasil kajian lapangan. Andri Zulkarnain juga berbagi cara teknis mengelola destinasi yang mudah menyesuaikan kebutuhan wisatawan.
Kegiatan dipimpin Sucipto bersama Tiara Sevi Nurmanita dan Berlina Hidayati sebagai tim pelaksana dari Universitas Terbuka. Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, lembaga kehutanan, aparat keamanan, pemerintah desa, asosiasi desa wisata, pelaku wisata, akademisi, hingga pembuat konten lokal. Melalui kegiatan ini, Pantai Galung diharapkan menjadi contoh baik wisata berbasis warga yang bisa diterapkan di daerah pesisir lain di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....