Sejauh Apa Kemajuan Pendidikan Kita ?

  • 02 Mei 2025 12:50 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep: Setiap tanggal 2 Mei, kita memperingati Hari Pendidikan Nasional, hari lahirnya Ki Hajar Dewantara, sang pelopor pendidikan Indonesia. Sebuah momen penting untuk merenung, menakar, dan bertanya, sudah sejauh apa kemajuan pendidikan kita ?

Pendidikan seharusnya menjadi jembatan menuju masa depan, bukan sekadar formalitas di atas kertas. Tapi kenyataannya, berbagai isu masih menghantui dunia pendidikan kita.

Dari akses pendidikan yang belum merata, kualitas guru yang beragam, hingga kurikulum yang masih sering berganti arah, seolah lupa bahwa anak-anak kita butuh konsistensi, bukan kebingungan.

Di tengah era digital, tidak semua sekolah mampu menyediakan fasilitas memadai. Masih banyak anak bangsa yang belajar di ruang kelas seadanya, bahkan tidak jarang tanpa bangku atau buku. Belum lagi beban administrasi guru yang menumpuk, menyisakan sedikit waktu untuk mengajar dengan hati.

Mari kita juga bicara soal literasi. Studi menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa Indonesia masih tertinggal dibanding negara lain. Ini bukan sekadar angka, ini adalah potret masa depan kita.

Namun, harapan belum sirna. Semangat gotong royong, inovasi teknologi, dan kesadaran akan pentingnya pendidikan perlahan menggeliat. Perlu sinergi, dari pemerintah, sekolah, guru, orang tua, hingga kita semua.

Hari ini bukan sekadar seremoni. Hari ini adalah pengingat bahwa pendidikan adalah hak setiap anak, bukan hak istimewa.

Mari kita terus perjuangkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkarakter, karena di tangan generasi terdidiklah, Indonesia akan berdiri lebih kuat.

Rekomendasi Berita