Kartu Merah Thom Haye Jadi Pelajaran Penting Timnas Indonesia

  • 29 Sep 2026 10:28 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai kartu merah yang diterima Thom Haye saat menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bagian penting dalam perjalanan Skuad Garuda. Thom Haye awalnya mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Malaysia, Arif Aiman. Namun, setelah wasit Ko Hyung-jin meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR), keputusan tersebut diubah menjadi kartu merah langsung.

Herdman mengatakan, sepanjang kariernya di sepak bola selama 25 tahun, ia telah menghadapi berbagai keputusan wasit. Menurutnya, keputusan yang menguntungkan maupun merugikan merupakan bagian dari pertandingan.

“Saya sudah berada di sepak bola selama 25 tahun, mengikuti beberapa Piala Dunia dan pertandingan-pertandingan lainnya. Saya pernah mendapatkan keputusan wasit yang menguntungkan dan juga yang merugikan. Apa yang saya pelajari adalah semuanya akan seimbang seiring waktu,” kata John Herdman dalam konferensi pers usai pertandingan, Senin 28 September 2026.

Dirinya menilai kartu merah Thom Haye dari sisi pembelajaran bagi tim. Bermain dengan 10 pemain membuat para pemain harus bekerja lebih keras dan saling membantu untuk mempertahankan hasil pertandingan.

“Kartu merah itu memberikan kesempatan bagi para pemain untuk membangun persaudaraan, belajar bagaimana berjuang bersama dalam sebuah momen untuk negara mereka, dan terus bertarung,” ujarnya.

Herdman mengungkapkan situasi tersebut menjadi pengalaman penting bagi Timnas Indonesia dalam membangun karakter dan kebersamaan. Ia ingin para pemain menunjukkan komitmen untuk terus berjuang ketika menghadapi situasi sulit di lapangan.

“Mereka datang ke sini dan berjuang karena mereka peduli, mereka ingin menang dan mereka ingin mengangkat trofi seperti yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Mereka bersedia berjuang untuk itu,” ucapnya.

Herdman pun menyebut kartu merah tersebut sebagai bagian dari perjalanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengibaratkannya sebagai sesuatu yang memiliki sisi sulit, tetapi sekaligus memberikan pelajaran bagi perkembangan tim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....