Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, PSSI Tunggu Keputusan FIFA

  • 30 Jul 2026 12:35 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan Indonesia berpeluang menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup. Saat ini, PSSI masih menunggu keputusan resmi dari FIFA terkait penunjukan tuan rumah dan format penyelenggaraan turnamen tersebut.

Erick mengungkapkan, pemerintah Indonesia telah memberikan dukungan penuh terhadap pencalonan tersebut. Dukungan itu diwujudkan melalui surat resmi dari Presiden Republik Indonesia yang telah dikirimkan kepada Presiden FIFA sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap penyelenggaraan ajang internasional tersebut.

"Alhamdulillah Bapak Presiden sudah mengeluarkan dukungan pemerintah yang telah dikirimkan kepada Presiden FIFA. Sekarang kami tinggal menunggu seperti apa kerja sama dari FIFA dengan kita sebagai tuan rumah," kata Erick, Kamis 30 Juli 2026.

Menurutnya, berdasarkan informasi awal, Indonesia berpeluang menjadi tuan rumah bersama Hongkong. Namun, seluruh mekanisme penyelenggaraan, termasuk pembagian wilayah pertandingan, pembagian grup, hingga komposisi peserta berdasarkan peringkat FIFA, masih menjadi kewenangan penuh FIFA.

"Sepertinya nanti ada dua tuan rumah, Indonesia dan Hong Kong. Namun, pembagian wilayah, tim peserta, hingga komposisi berdasarkan ranking masih menjadi domain FIFA," ujarnya.

Erick menambahkan, FIFA diperkirakan akan mengumumkan keputusan resminya dalam satu hingga dua pekan ke depan. Apabila Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah, maka ajang tersebut diproyeksikan berlangsung pada September atau Oktober mendatang.

Ia berharap keputusan FIFA dapat segera keluar sehingga seluruh persiapan dapat dilakukan secara maksimal. Menurut Erick, penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup akan menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola nasional sekaligus meningkatkan eksposur Indonesia sebagai penyelenggara event olahraga internasional.

"Kalau dalam satu hingga dua minggu ada pengumuman resmi dari FIFA, tentu kami sangat senang. Berarti pada September atau Oktober nanti akan ada kegiatan besar sepak bola kembali di Indonesia," kata Erick mengakhiri.(Zal)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....