Cerita Rakhmat Basuki Bertahan dari Tekanan hingga Selamatkan Madura United

  • 15 Jul 2026 18:30 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Perjalanan terjal Madura United musim lalu, menjadi pengalaman tersendiri bagi asisten pelatih Rakhmat Basuki dalam karirnya. Usai Carlos Parreira mengundurkan diri, Rakhmat ditunjuk sebagai caretaker untuk melanjutkan perjuangan Laskar Sape Kerrab dengan misi bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air.

Dalam kondisi genting, Madura United harus bisa mengumpulkan poin penting agar terhindar dari degradasi di ujung kompetisi. Hal tersebut membuat tekanan semakin tinggi bagi Madura United, namun akhirnya berhasil lolos dari degradasi dengan hasil kemenangan di pertandingan terakhirnya.

Rakhmat mengaku tingkat keyakinannya untuk membawa Madura United keluar dari ancaman degradasi masih sangat rendah. Besarnya tekanan dalam setiap pertandingan membuat dirinya sempat kehilangan optimisme dan kepercayaan diri.

"Kalau ditanya optimisme, bahkan sampai pertandingan terakhir pun belum 100 persen. Kurang dari 50 persen. Situasinya memang sangat berat," kata Rakhmat, Rabu 15 Juli 2026.

Meski demikian, ia menegaskan tidak pernah memperlihatkan keraguan tersebut kepada para pemain. Sebaliknya, ia terus mendorong skuad agar tetap yakin mampu melewati masa-masa sulit.

"Saya selalu bilang kepada pemain bahwa mereka harus optimistis dan harus berjuang. Padahal, sebagai pelatih, saya sendiri sedang bertarung dengan rasa kehilangan optimisme dan kepercayaan diri," ujarnya.

Rakhmat mengatakan, dalam situasi tersebut dirinya terus mengingat pesan Presiden Madura United, Achsanul Qosasi. Pesan itu menjadi pegangan bagi dirinya untuk tetap fokus menjalankan tugas meski tekanan begitu besar.

Menurutnya, Presiden klub selalu mengingatkan bahwa semua proses dan usaha dapat dikendalikan oleh tim, sedangkan hasil akhir merupakan sesuatu yang berada di luar kendali. "Yang terus saya ingat adalah pesan Pak Achsanul, bahwa semuanya bisa kita kontrol, kecuali hasil. Itu yang membuat saya tetap fokus menjalankan pekerjaan dan berusaha memberikan yang terbaik untuk tim," ucapya Rakhmat.

Di musim 2024/2025, Rakhmat juga mampu mengantarkan Madura United untuk tetap eksis di kasta tertinggi sepak bola tanah air yang pada saat itu juga berjuang mewakili Indonesia di kompetisi Asia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....