Pesan Presiden Klub yang Mengubah Cara Rakhmat Basuki Menangani Madura United

  • 26 Jun 2026 15:26 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Caretaker Madura United, Rakhmat Basuki, mengungkapkan kunci keberhasilannya membawa Laskar Sape Kerrab keluar dari ancaman degradasi pada akhir kompetisi musim 2025/2026. Menurutnya, kepercayaan kepada Tuhan, kerja keras, dan fokus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas yang penuh tekanan.

Rakhmat mengaku sempat diliputi keraguan saat dipercaya Presiden Klub untuk menangani Madura United di tengah situasi yang sangat sulit. Ia menyadari tanggung jawab tersebut memiliki risiko besar karena kegagalan mempertahankan tim di kasta tertinggi akan membuat perjuangan kembali ke Super League jauh lebih berat.

"Yang paling saya ingat dari apa yang disampaikan Presiden Klub adalah hasil itu urusan Tuhan. Apa yang bisa kita kontrol adalah persiapan, kerja keras, dan apa yang kita lakukan setiap hari. Tapi hasil akhirnya hanya Tuhan yang menentukan," katanya, Jum’at 26 Juni 2026.

Pesan tersebut, kata Rakhmat, menjadi pegangan selama memimpin tim. Ia kemudian memilih untuk fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan, mulai dari mempersiapkan latihan, membangun kerja sama dengan staf pelatih, hingga menciptakan hubungan yang baik dengan para pemain.

Ia mengaku bersyukur mendapat dukungan penuh dari jajaran pelatih maupun pemain sehingga suasana tim tetap kondusif di tengah tekanan untuk menghindari degradasi. "Saya merasa sangat diterima oleh para pemain. Itu menjadi salah satu kunci sehingga kami bisa bekerja bersama dengan baik. Hasil akhirnya kami serahkan kepada Tuhan," ujarnya.

Dalam membangun mental tim, Rakhmat juga menanamkan pentingnya menjaga fokus terhadap target utama, bukan terpaku pada hasil pertandingan demi pertandingan ataupun perkembangan tim pesaing.

Menurutnya, sejak awal ia terus mengingatkan para pemain bahwa tujuan akhir Madura United adalah memastikan diri bertahan di kompetisi kasta tertinggi. Pesan tersebut disampaikan bukan hanya menjelang pertandingan, tetapi juga setiap sesi latihan.

"Saya selalu bilang ke pemain, jangan pikirkan pertandingan per pertandingan atau hasil tim lain. Fokus kita hanya satu, yaitu membawa Madura United lolos dari degradasi. Kalau di latihan saja sudah tidak fokus, bagaimana nanti saat pertandingan yang tekanannya jauh lebih tinggi. Karena itu saya selalu mengingatkan mereka untuk tetap fokus di setiap latihan," ucapnya mengakhiri.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....