Gelar Football Medical Workshop 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter dan Fisiotera

  • 23 Jun 2026 22:43 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Jakarta - PSSI terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sepak bola nasional melalui penyelenggaraan PSSI Football Medical Workshop 2026 Batch 1. Kegiatan ini menjadi program perdana yang secara khusus ditujukan bagi dokter dan fisioterapis yang bertugas di lingkungan sepak bola Indonesia.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari RS Mitra Keluarga yang diikuti oleh 66 peserta, terdiri atas 34 dokter dan 32 fisioterapis. Para peserta berasal dari klub-klub Super League, Championship, Liga Nusantara, Tim Nasional Indonesia, mitra PSSI, hingga perwakilan Dinas Kesehatan Jawa Barat.

Selain memperoleh pembaruan ilmu dan praktik terkini di bidang kesehatan olahraga, peserta juga mendapatkan Satuan Kredit Profesi (SKP) yang diakui Kementerian Kesehatan. Dokter memperoleh 22,5 SKP, sedangkan fisioterapis mendapatkan 18,5 SKP.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang kesehatan dan performa olahraga. Salah satunya adalah Prof. MD Farrah-Hani Imran dari Asian Football Confederation (AFC) yang membawakan materi terkait fisiologi sepak bola, peran tim medis, nutrisi atlet, hidrasi, hingga proses pemulihan pemain.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam membangun olahraga nasional yang berprestasi. “Pembangunan olahraga nasional tidak mungkin berjalan jika tidak seiring antara kebijakan pemerintah, investasi dari sektor swasta, dan daya beli masyarakat untuk menghasilkan prestasi olahraga yang baik. Kami juga mendorong pengembangan Sport Science dan Sport Recovery di daerah-daerah agar dapat dimanfaatkan secara optimal,” katanya dilansir @erickthohir, Selasa 23 Juni 2026

Ia juga menyampaikan bahwa fasilitas olahraga di kawasan Cibubur akan terus ditingkatkan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah dan Danantara, guna mendukung pembinaan atlet nasional yang lebih profesional.PSSI bersama RS Mitra Keluarga berharap Football Medical Workshop dapat menjadi fondasi dalam membangun sistem pengembangan tenaga medis sepak bola yang berkelanjutan.

Program serupa akan terus digelar untuk memperluas talenta tenaga medis sepak bola Indonesia sekaligus memastikan dokter dan fisioterapis yang bertugas di kompetisi nasional memiliki kompetensi yang terverifikasi dan tersertifikasi. Bahkan, PSSI berencana menjadikan sertifikasi Football Medical Workshop sebagai salah satu syarat wajib bagi klub saat mendaftarkan dokter dan fisioterapis dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....