Rakhmat Basuki Ungkap Perjuangan Berat Madura United Lolos dari Degradasi

  • 09 Jun 2026 12:15 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Perjuangan Madura United untuk bertahan di Super League musim 2025/2026 menjadi salah satu periode paling berat yang pernah dijalani klub. Berbagai tantangan di dalam dan luar lapangan harus dihadapi hingga akhirnya Laskar Sape Kerrab berhasil mengamankan tempat di kompetisi kasta tertinggi musim depan.

Caretaker Madura United, Rakhmat Basuki mengatakan keberhasilan Madura United lolos dari ancaman degradasi tidak diraih dengan mudah. Menurutnya, seluruh elemen tim harus mengorbankan tenaga, pikiran, dan emosi demi menjaga eksistensi klub di kompetisi elite sepak bola Indonesia.

"Perjuangan musim ini luar biasa berat. Banyak hal yang kami korbankan, terutama di internal tim. Benar-benar menguras tenaga dan pikiran. Tapi saya bersyukur memiliki skuad yang rata-rata semuanya petarung," kata Rakhmat, Selasa 9 Juni 2026.

Dirinya selalu menaruh kepercayaan penuh kepada para pemain, terlepas dari apa pun hasil yang diraih tim sepanjang musim. Baginya, dedikasi dan kerja keras para pemain dalam upaya menyelamatkan tim dari degradasi menjadi hal yang sangat membanggakan.

Rakhmat menilai para pemain telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan. Meski beberapa kali harus menerima hasil yang tidak sesuai harapan, semangat untuk bangkit dan keluar dari zona degradasi tidak pernah surut.

"Saya tahu mereka berjuang mati-matian untuk bisa lolos dari degradasi. Semua sudah mereka lakukan. Latihan mereka juga luar biasa. Karena itu, kebanggaan dan kepercayaan saya kepada para pemain tidak akan pernah berkurang," ujarnya.

Menurut Rakhmat, keberhasilan Madura United bertahan di Super League merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen klub. Ia memberikan apresiasi kepada Presiden Klub Madura United, manajemen, ofisial, hingga para pemain yang tetap bersatu di tengah berbagai dinamika yang terjadi sepanjang musim.

"Dukungan dari presiden klub sangat luar biasa. Manajer klub, ofisial, dan para pemain juga memberikan kontribusi besar. Apa pun dinamika yang terjadi di internal tim, semuanya tetap fokus pada tujuan akhir, yaitu membawa Madura United keluar dari zona degradasi," ucapnya.

Rakhmat menegaskan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan seluruh anggota tim menjadi modal berharga bagi Madura United untuk menatap musim kompetisi berikutnya dengan lebih optimistis. Ia berharap pengalaman berat musim lalu dapat menjadi pelajaran penting agar tim tampil lebih stabil dan kompetitif pada musim mendatang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....