Perubahan Taktik Dewa United Jadi Petaka Bagi Permainan Madura United
- 25 Apr 2026 18:52 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Bangkalan - Madura United gagal meraih kemenangan saat menjamu Dewa United di kandang sendiri Stadion Gelora Bangkalan usai takluk 1-2 pada pekan 29 Super League. Sempat unggul melalui Bandao di menit ke 7, Dewa United membalas di 10 menit awal babak kedua melalui brace Ricky Kambuaya yang gagal disamakan oleh Madura United hingga pertandingan berakhir.
Bermain dihadapan pendukungnya sendiri, Madura United bermain cukup efektif meskipun mendapat tekanan di 5 menit awal babak pertama. Usai gol Brandao, Madura United bisa mengimbangi permainan terbuka Dewa United melalui serangan balik cepat.
Petaka muncul di awal babak kedua memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Madura United yang gagal mengantisipasi pergerakan Ricky Kambuaya yang muncul dari lini tengah untuk mencetak gol. Sejumlah upaya yang dilakukan Madura United untuk menyamakan kedudukan di babak kedua masih belum berhasil sehingga gagal mendapat poin.
Pada sesi jumpa pers usai laga Sabtu 25 April 2026, caretaker Madura United Rakhmat Basuki mengungkapkan kekecewaannya yang gagal meraih poin dalam laga menghadapi Dewa United. Meski demikian, Rakhmat mengapresiasi semangat juang pemain dalam pertandingan yang pantang menyerah untuk mengejar ketinggalan skor di babak kedua.
“Sayang sekali kita harus kehilangan poin di kandang hari ini. Tapi secara keseluruhan saya memuji penampilan spirit dari semua pemain. Mereka tetap tidak mau kalah sampai peluit akhir dibunyikan,” kata Rakhmat.
Dirinya menilai perubahan taktik permainan yang dilakukan oleh Dewa United sejak awal babak kedua membuat tim asuhannya kesulitan. Masuknya Egy dan Taisei membawa perubahan besar terhadap taktik permainan Dewa United yang gagal diantisipasi Madura United dalam pertandingan kali ini.
“Tapi yang menjadi perbedaan adalah di pergantian pemain di babak kedua Mereka mengubah sistem dan itu menjadi bencana bagi kami. Untuk di babak pertama saya pikir kita bisa mengontrol permainan Dewa seperti apa karena kita sudah menganalisis benar cara main mereka. Tapi di babak kedua mereka melakukan pergantian main, melakukan pergantian sistem juga dan itu membuat kami kewalahan,” ujarnya
Hasil ini membuat posisi Madura United berada di zona degradasi dengan torehan 26 poin pada pekan 29 Super League. Untuk laga selanjutnya, Madura United akan menghadapi Semen Padang pada hari Rabu 29 April 2026 di Stadion H Agus Salim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....