Kadisbudporapar Sumenep Klarifikasi Insiden Festival Dewi Cemara

  • 04 Nov 2023 13:59 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Insiden kericuhan yang terjadi pada pembukaan Festival Dewi Cemara tahun 2023 di Sumenep tidak pernah disangka Kepala Dinas Kebudayaan, pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kadisbudporapar Sumenep Moh. Iksan.

Menurut Iksan, dua musik tong-tong itu adalah para juara, bahkan penampilan keduanya tidak dibuat bersamaan, bahkan hingga Wakil Bupati Dewi Kholifah usai membuka acara Festival juga masih baik-baik saja.

Namun karena saling adu mulut antar suporter musik tong-tong akhirnya terjadi insiden saling lempar botol dan batu.

"Jujur saya kaget karena di event-event sebelumnya setiap tong-tong yang ditampilkan bersama seperti saat Madura Culture Festival aman dan baik-baik. Seandainya dari awal saya sudah mengetahui ada bibit potensi ricuh tidak akan kami lanjutkan, sebab menurut kami musik tong-tong ini memiliki magnet luar biasa untuk menarik masyarakat datang dan meramaikan festival." Ungkap Iksan, sabtu (4/11/2023)

Di dialog interaktif Pro 1 RRI Sumenep, Iksan mengaku siap menerima resiko dan sangsi dari Bupati Sumenep karena semua hiburan yang dihadirkan ada dibawah kendali Disbudporapar Kabupaten Sumenep.

"Waktu insiden itu saya juga turun langsung untuk mendamaikan mereka, dan kejadian ini diluar dugaan karena menjadi tuan rumah untuk acara skala Jawa Timur itu tidak mudah dan sudah kami siapkan dengan matang setahun yang lalu." Ujarnya.

Iksan menambahkan, Festival Dewi Cemara akan terus dilanjutkan hingga tanggal 5 november karena memang acara Disbudpar Jatim, dan pihaknya sudah meminta pengamanan di berbagai sudut kota agar tidak terjadi insiden susulan."

"Saya meminta kepada masyarakat Sumenep untuk tetap tenang dan mari kita tunjukkan kepada semua daerah di Jawa Timur bahkan kedunia internasional bahwa Sumenep ini damai, nyaman dan tentram serta memiliki adab yang sopan santun (adheb asor)." Harapnya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....