Olahraga Bantu Jaga Kesehatan Mental Mahasiswa
- 06 Okt 2026 03:23 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Olahraga dinilai tidak hanya bermanfaat bagi kebugaran tubuh, tetapi juga dapat membantu mahasiswa menjaga kesehatan mental. Aktivitas fisik menjadi salah satu cara yang dipilih mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Sumenep untuk mengurangi stres, membangun kepercayaan diri, dan menjaga suasana hati.
Mahasiswi UPI Sumenep, Nani Anastasya, mengatakan olahraga dapat menjadi salah satu aktivitas untuk membantu seseorang menghadapi tekanan dan menjaga kondisi emosional. Menurutnya, dukungan dari lingkungan sekitar, terutama keluarga dan pelatih, juga berperan dalam menjaga semangat ketika seseorang menghadapi tekanan.
“Kalau dalam dunia olahraga, ketika seorang atlet mengalami penurunan atau tidak mencapai target, motivasi dari pelatih sangat penting agar tetap bersemangat dan tidak menyerah,” ujar Nani. Ia menambahkan, kepercayaan diri juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi mental, baik bagi atlet maupun mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan.
Pengalaman pribadi juga membuat Nani merasakan manfaat olahraga terhadap kondisi psikologis. Ia mengaku pernah mengalami tekanan ketika tidak memperoleh dukungan untuk mengikuti perlombaan. Namun, Nani berusaha mempertahankan sikap optimistis dan menjadikan olahraga sebagai salah satu cara untuk mengelola pikirannya.
Hal serupa disampaikan Yunita Ratnasari. Mahasiswi UPI Sumenep tersebut mengaku pernah mengalami kondisi mental yang menurun ketika mengikuti perlombaan lari. Rasa kurang percaya diri muncul setelah melihat kemampuan peserta lain yang dinilai lebih cepat. Kondisi tersebut bahkan membuatnya merasa tertinggal dan kehilangan semangat untuk melanjutkan perlombaan.
“Ketika sedang banyak pikiran, olahraga bisa membuat pikiran terasa lebih ringan. Memang tidak langsung menghilangkan masalah, tetapi setidaknya bisa mengurangi rasa stres,” kata Yunita. Ia menyebut berjalan kaki sambil menikmati suasana sekitar menjadi salah satu aktivitas yang dipilih ketika merasa jenuh.
Menurut Nani dan Yunita, olahraga tidak harus dilakukan dengan aktivitas yang berat. Anak muda dapat memilih jenis olahraga sesuai kemampuan dan minat masing-masing, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau aktivitas fisik lainnya. Keduanya juga menilai olahraga sebaiknya tidak hanya dilakukan demi mengejar bentuk tubuh tertentu, tetapi lebih pada upaya menjaga kesehatan dan kebahagiaan.
Bagi mahasiswa, menjaga kesehatan mental dinilai penting karena kehidupan perkuliahan tidak hanya berkaitan dengan tuntutan akademik, tetapi juga kehidupan sosial dan berbagai persoalan pribadi. Karena itu, dukungan teman, keluarga, pelatih, maupun lingkungan menjadi bagian penting agar anak muda tidak menghadapi tekanan seorang diri. Olahraga pun dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas positif untuk menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....