Demplot Jagung di Saronggi Jadi Uji Varietas Unggul untuk Petani

  • 05 Okt 2026 05:15 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Gapoktancam Kecamatan Saronggi bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Polsek Saronggi, Sumenep, melakukan penanaman jagung melalui demonstrasi plot atau demplot di Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Sabtu, 3 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi sarana uji coba sejumlah varietas jagung sekaligus memberikan gambaran kepada petani dalam menentukan benih yang berpotensi menghasilkan produksi terbaik.

Penanaman dilakukan di lahan milik petani seluas sekitar 2.500 meter persegi. Varietas yang diuji antara lain Bisi 234 Maskot dan Bisi 18, sementara varietas Petras digunakan sebagai pembanding.

Ketua Gapoktancam Saronggi, A. Zaini mengatakan, penanaman beberapa varietas dalam satu lokasi dilakukan agar petani dapat melihat langsung perbedaan pertumbuhan dan hasil produksi masing-masing benih.

"Kami sengaja melakukan uji coba karena ada Bisi 18 dan Maskot. Kemudian sebagai pembanding ada Petras. Nanti petani sendiri yang menentukan mana yang terbaik," ujar A. Zaini.

Menurutnya, hasil demplot diharapkan tidak hanya menjadi bahan evaluasi bagi kelompok tani yang terlibat, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi petani lain dalam memilih varietas jagung yang sesuai dengan kondisi lahan.

Sementara itu, Korluh Pertanian Saronggi, Bahtiar Yulianto menjelaskan, demplot tersebut menjadi sarana untuk membuktikan kualitas dan produktivitas berbagai varietas jagung secara langsung di lapangan.

"Hari ini ada beberapa varietas yang ditanam, dari Petras dan Bisi. Mudah-mudahan daerah ini bisa membuktikan kualitas mana yang paling produktif dan yang disukai petani," katanya.

Pendampingan juga dilakukan Polsek Saronggi sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan. Kanit Binmas Polsek Saronggi, Aiptu Miyanto mengajak petani yang memiliki ketersediaan air untuk tetap memanfaatkan lahan pertanian meski memasuki musim kemarau.

"Kami mengajak rekan-rekan petani yang punya air, meskipun musim kemarau tetap bisa menanam. Nanti hasilnya dilihat sendiri, petani juga bisa memilih mana yang paling bagus," ujarnya.

Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara petani, penyuluh pertanian, kepolisian, dan pihak swasta dalam pengembangan sektor pertanian. Varietas yang menunjukkan hasil paling baik nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan untuk dikembangkan lebih luas oleh kelompok tani di Kecamatan Saronggi.

Selain mendukung peningkatan produktivitas pertanian, demplot ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan teknologi dan pemilihan benih yang sesuai dengan kondisi lahan setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....