Pendidikan Dorong Perempuan Memutus Ketimpangan Gender
- 05 Okt 2026 12:09 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep– Pendidikan dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong perempuan agar lebih berdaya sekaligus memutus rantai ketimpangan gender di tengah masyarakat. Akses pendidikan yang setara dapat membuka kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemandirian, serta berperan lebih luas dalam kehidupan sosial.
Wakil Ketua II PC Fatayat NU Sumenep, Juwairiyah, mengatakan perempuan yang memiliki akses pendidikan dan pengetahuan memadai akan lebih mampu menentukan pilihan serta mengambil keputusan dalam kehidupannya.
“Pendidikan memberikan ruang bagi perempuan untuk mengenali potensi dirinya, meningkatkan kemampuan, dan memiliki keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat,” ujar Juwairiyah.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya dengan memberikan kesempatan untuk beraktivitas, tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan kapasitas melalui pendidikan. Dengan pengetahuan yang baik, perempuan dapat memiliki posisi yang lebih kuat dalam keluarga maupun lingkungan sosial.
Juwairiyah berkata, kesetaraan gender bukan berarti menghilangkan peran laki-laki maupun perempuan, melainkan memastikan setiap orang memperoleh kesempatan yang adil untuk berkembang sesuai kemampuan dan potensinya.
“Yang kita dorong adalah kesetaraan kesempatan. Perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan, mengembangkan diri, dan berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa masih terdapat pandangan di sebagian masyarakat yang menempatkan perempuan hanya pada ruang domestik. Pandangan tersebut perlu diubah secara perlahan melalui edukasi, dialog, serta pemberian kesempatan kepada perempuan untuk terlibat dalam berbagai bidang.
Perempuan yang memperoleh pendidikan juga diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan terdekat. Pengetahuan yang dimiliki dapat diterapkan dalam keluarga dan ditularkan kepada anak-anak maupun masyarakat di sekitarnya.
Upaya meningkatkan pendidikan perempuan terus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, Fatayat NU dapat menjadi salah satu ruang bagi perempuan muda untuk belajar, berorganisasi, dan meningkatkan kapasitas diri.
Pemberdayaan perempuan melalui pendidikan pada akhirnya diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih adil dan memberikan ruang yang sama bagi setiap individu untuk berkembang. Dengan demikian, pendidikan bukan hanya menjadi sarana memperoleh pengetahuan, tetapi juga instrumen penting untuk memutus rantai ketimpangan gender
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....