Jujur dan Amanah Jadi Modal Datangkan Rezeki
- 05 Okt 2026 15:34 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Modal dalam kehidupan dan perekonomian tidak selalu berbentuk uang. Kepercayaan justru menjadi modal penting yang menentukan keberlangsungan usaha, hubungan sosial, hingga datangnya rezeki.
Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Ustadz Abdul Mufid, mengatakan masih banyak masyarakat yang menganggap keterbatasan uang sebagai hambatan utama untuk berkembang. Padahal, sebagian dari mereka telah memiliki aset, keterampilan, maupun sarana yang dapat digunakan untuk menghasilkan sesuatu.
Menurutnya, uang sebenarnya merupakan turunan dari modal yang lebih mendasar, yakni kepercayaan. Modal tersebut tidak dapat dibeli dengan uang, tetapi harus dibangun melalui kejujuran dan sikap amanah.
"Tanpa adanya pilar itu, modal finansial sebesar apa pun tidak akan mampu bertahan lama," jelasnya dalam Mutiara Pagi Pro 1 RRI Sumenep, Senin, 5 Oktober 2026.
Ustadz Mufid menjelaskan, dalam ajaran Islam, kejujuran atau as-sidqu bukan sekadar pilihan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi bagian dari perintah agama sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an Surah At-Taubah ayat 119. Menurutnya, kejujuran tidak membutuhkan biaya, tetapi kehilangan kepercayaan akibat ketidakjujuran dapat menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar.
Sementara itu, amanah menjadi bentuk nyata dari kejujuran yang diwujudkan melalui tindakan. Sikap tersebut mencakup amanah kepada Allah SWT dalam beribadah, kepada sesama manusia dalam menjaga titipan dan rahasia, serta kepada diri sendiri dengan menjaga kesehatan dan nama baik keluarga.
Dari kejujuran dan amanah itulah, menurut Ustadz Mufid, kepercayaan akan tumbuh di hati orang lain. Kepercayaan tersebut kemudian menjadi modal sosial yang dapat membuka peluang, mendatangkan rezeki, sekaligus menghadirkan ketenangan dan keberkahan dalam kehidupan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....