Hadapi Kemarau Panjang, BPBD Sumenep Rencanakan Pipanisasi Air
- 02 Okt 2026 14:51 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep menyiapkan sejumlah langkah jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan di wilayah yang mengalami krisis air.
Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Kamiluddin, mengatakan salah satu opsi yang tengah dikaji ialah pembangunan sumber air melalui pengeboran maupun pipanisasi dari wilayah yang memiliki sumber air memadai.
Menurutnya, langkah tersebut diperlukan terutama bagi daerah yang tidak memiliki sumber air sama sekali dan berpotensi mengalami kekeringan berulang.
“Kita akan mencoba apakah memungkinkan seperti pengeboran. Kemudian yang kedua, juga pipanisasi, dalam artian mungkin desa sebelah ada sumber mata air yang mencukupi dan jika dialirkan ke desa yang memang kering kritis, apakah itu mencukupi,” ujar Kamiluddin, Jum'at 2 Oktober 2026.
Ia menegaskan, rencana tersebut masih membutuhkan kajian teknis dan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), karena menyangkut kebutuhan anggaran dan pembangunan infrastruktur.
Kamiluddin menjelaskan, penanganan kekeringan untuk jangka pendek tetap dilakukan melalui distribusi air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Sementara untuk jangka panjang, pemerintah akan mengkaji berbagai alternatif agar masyarakat memiliki akses sumber air yang lebih berkelanjutan.
Selain itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak, menghemat pemakaian, serta menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia.
Berdasarkan hasil asesmen kekeringan bersama BPBD Provinsi dan BMKG, Kamiluddin menyebut kondisi kemarau tahun ini diprediksi berlangsung cukup panjang dan berpotensi hingga Desember.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....