BPBD Sumenep Perkuat Penanganan Kekeringan dan Karhutla

  • 02 Okt 2026 14:45 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Menghadapi puncak musim kemarau tahun 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep mengintensifkan upaya penanganan bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kalaksa BPBD Sumenep, Kamiludin, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan dropping air bersih setiap hari ke wilayah-wilayah yang terdampak kering kritis demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Terkait maraknya laporan karhutla melalui call center 112, BPBD Sumenep mengedepankan kolaborasi lintas instansi. Walaupun armada pemadam kebakaran berada di bawah naungan Satpol PP, BPBD menyiagakan armada tangki air untuk menyuplai kebutuhan air saat pemadaman di lapangan.

“Sinergi ini terbukti efektif menurunkan tensi dan frekuensi kejadian kebakaran dalam beberapa minggu terakhir,” jelasnya, Jumat, 2 Oktober 2026.

Dalam upaya pencegahan karhutla, Kamiludin mengimbau warga agar tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan lalu meninggalkannya. Mengingat cuaca kering dan banyaknya dedaunan gugur, kelalaian kecil dapat memicu kebakaran besar.

“Imbauan ini disalurkan secara masif melalui camat dan kepala desa sesuai instruksi Bupati Sumenep guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat,” tambahnya.

Di sisi mitigasi jangka panjang, BPBD Sumenep mengintegrasikan kesiapsiagaan melalui pembentukan 53 Desa Tangguh Bencana (Destana). BPBD juga merangkul pesantren melalui program Pesantren Tangguh Bencana (Pestana) agar para santri memiliki keterampilan kebencanaan.

“Langkah ini diperkuat dengan sinergi fungsional bersama TNI, Polri, dan Tagana di tiap kecamatan,” tutupnya.

Kamiludin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dan jajaran BPBD yang bertugas di lapangan tanpa kenal lelah. Ia berharap kesadaran kolektif serta semangat gotong royong masyarakat Sumenep terus terjaga sebagai fondasi utama menghadapi berbagai potensi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....