BPBD Sumenep Atasi Krisis Air Bersih Pulau Gayam

  • 28 Sep 2026 16:53 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Krisis air bersih di sejumlah wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menyalurkan bantuan. Keterbatasan sarana transportasi membuat distribusi air dari daratan tidak selalu mudah dilakukan.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Sumenep mencari sumber air bersih yang masih tersedia di wilayah kepulauan. Air dari sumber tersebut kemudian disalurkan ke daerah yang mengalami krisis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala BPBD Sumenep, Kamiluddin, Senin, 28 September 2026, mengatakan hingga saat ini wilayah kepulauan yang mengalami krisis air bersih terdapat di Kecamatan Gayam. BPBD berupaya memenuhi kebutuhan warga dengan memanfaatkan sumber air yang masih mencukupi di wilayah tersebut.

“Kita berkoordinasi dengan camat setempat,” katanya.

Menurut Kamiluddin, pendistribusian air dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan ketersediaan sarana transportasi di masing-masing pulau. BPBD tidak memaksakan pengiriman kendaraan dari Sumenep karena biaya pengangkutannya cukup besar.

Sebagai alternatif, BPBD menyewa kendaraan pikap yang tersedia di pulau untuk mengangkut dan mendistribusikan air bersih ke wilayah yang membutuhkan. Cara ini dinilai lebih efisien sekaligus mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“Kita cari sewa pikap di pulau dan semua biayanya kita tanggung,” katanya. BPBD Sumenep memastikan upaya tersebut terus dilakukan untuk membantu masyarakat kepulauan yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....