Sumur Menyusut, Warga Gili Genteng Mulai Berhemat Air
- 22 Sep 2026 11:17 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Musim kemarau mulai membuat warga di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep harus lebih cermat menggunakan air. Di Desa Geddugang, Pulau Gili Genteng, debit air sumur warga perlahan menyusut, hingga membuat sebagian warga harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan air.
Rahman, salah seorang warga, Selasa, 22 September 2026 mengatakan, dalam kondisi normal, air sumur dapat disedot kapan saja karena persediaannya masih mencukupi. Namun, kondisi berbeda dirasakan saat ini. Setelah air disedot, warga harus menunggu hingga satu hari semalam agar sumur kembali terisi.
“Dari sumur kita tampung ke penyimpanan. Namun, sekarang baru bisa dua hari sekali,” kata Rahman.
Air yang ditampung tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari mandi, berwudu, mencuci, hingga memasak. Karena persediaannya terbatas, warga kini harus mengatur pemakaian dan memprioritaskan kebutuhan yang dianggap mendesak.
Kondisi tersebut juga mengubah kebiasaan warga dalam menggunakan air. Jika sebelumnya mandi bisa dilakukan dua kali sehari, kini frekuensinya harus dikurangi untuk menghemat persediaan.
“Dulu biasanya mandi dua kali sehari, sekarang harus dikurangi hanya sehari sekali,” ujarnya.
Keterbatasan air ini menjadi gambaran bahwa dampak musim kemarau tidak hanya dirasakan warga di daratan, tetapi juga mulai merambah wilayah kepulauan. Warga pun berharap kondisi tersebut mendapat perhatian, terutama jika debit air terus menurun.
Kepala BPBD Sumenep, Kamiluddin, mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai kekurangan air bersih di Gili Genteng. Meski demikian, BPBD akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi masyarakat di wilayah tersebut.
“Kalau distribusi air bersih tiap hari kita lakukan, namun Gili Genteng belum ada laporan,” kata Kamiluddin.
Menurutnya, laporan mengenai kebutuhan air bersih dapat disampaikan melalui camat maupun kepala desa. Laporan tersebut menjadi dasar bagi BPBD untuk melakukan penanganan dan mempertimbangkan distribusi bantuan air bersih ke wilayah yang membutuhkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....