JKN Bantu Nadia Jalani Perawatan di Kota Perantauan
- 21 Sep 2026 11:44 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan jauh dari daerah asal. Manfaat tersebut turut dirasakan RA. Nadia Triyana Serli (23), peserta JKN asal Sumenep yang saat itu sedang menjalani perkuliahan di salah satu universitas di Surabaya. Nadia menceritakan saat itu ia mengalami sakit gigi yang tak kunjung membaik, sehingga mengganggu proses perkuliahannya.
“Waktu itu saya benar-benar tidak bisa fokus kuliah karena gigi saya sangat sakit. Karena kondisinya tak kunjung membaik, saya pergi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ujar Nadia saat ditemui di kediamannya pada Jumat, 11 September 2026.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata terdapat gigi berlubang yang kondisinya cukup serius. Untuk mendapatkan tindakan Perawatan Saluran Akar (PSA), Nadia harus dirujuk ke rumah sakit.
“Dokter di puskesmas menyampaikan bahwa gigi saya harus dirawat saluran akarnya. Untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut, saya langsung diberi surat rujukan ke rumah sakit di Surabaya,” kata Nadia
Saat tiba di rumah sakit rujukan, Nadia kembali diperiksa secara menyeluruh oleh dokter spesialis gigi untuk memulai tahapan perawatan giginya. Agar kondisi giginya bisa sembuh total tanpa keluhan lagi, Nadia disarankan meminum obat yang diberikan dan datang melakukan kontrol rutin ke rumah sakit hingga sembilan kali pertemuan.
“Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh dokter spesialis gigi di rumah sakit, saya diberikan obat serta harus kontrol rutin sampai sembilan kali untuk pembersihan saluran akar. Setelah menjalani krontrol rutin, saluran akar pada saya bisa dibersihkan dan dapat ditambal permanen hingga tidak terasa sakit lagi,” kata Nadia.
Pengalaman berobat di kota perantauan membuat Nadia merasa sangat tenang dan bersyukur, karena kepesertaan JKN miliknya yang terdaftar di daerah asal tetap bisa digunakan dengan mudah di Surabaya tanpa kendala. Seluruh Tindakan medis dari awal periksa di puskesmas sampai dirujuk rumah sakt dan kontrol rutin dijamin penuh Program JKN tanpa dipungut biaya sedikit pun.
“Perawatan PSA ini setau saua biayanya terkenal mahal, tapi untungnya semua gratis dijamin oleh Program JKN, dari awal saya periksa ke puskemas lalu dirujuk ke rumah sakit serta kontrol rutin sampai gigi saya ditambal dan tidak sakit lagi. Saya berharap BPJS Kesehatan bisa terus ada selamanya karena sangat membantu sekali terutama buat masyarakat yang kurang mampu,” ucap Nadia menutup pembicaraan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....