Satlantas Polresta Sumenep Utamakan Keselamatan dalam Operasi Gabungan
- 15 Sep 2026 13:04 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep bersama Bapenda Provinsi Jawa Timur, Bapenda Kabupaten Sumenep, dan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, serta KB Samsat menggelar operasi gabungan untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas, Selasa, 15 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengutamakan pendekatan preventif dan preemtif dengan memberikan imbauan kepada pengguna jalan. Penindakan represif dilakukan terhadap pelanggaran yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan dan memicu kecelakaan lalu lintas.

KBO Satlantas Polresta Sumenep Ipda Dita Pradiptya mengatakan, petugas lebih mengedepankan edukasi agar masyarakat tertib berlalu lintas tanpa harus langsung memberikan tindakan represif.
"Untuk kegiatan kali ini kita upayakan tindakan yang sifatnya preventif dan preemtif. Kita imbau agar semua mau tertib berlalu lintas. Untuk tindakan represif kita taruh di belakang," ujar Ipda Dita.
Ia menjelaskan, pelanggaran yang menjadi perhatian petugas antara lain kendaraan angkutan barang yang tidak menutup muatan dengan terpal serta pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm sesuai standar keselamatan. Pelanggaran tersebut dinilai dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Selain itu, petugas juga menindak kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi, seperti penggunaan knalpot brong. Kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai ketentuan diminta menggantinya dengan knalpot standar dan mengikuti mekanisme penindakan yang berlaku.
Ipda Dita mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas. Menurutnya, ketidakpatuhan pengguna jalan menjadi salah satu faktor yang mendominasi terjadinya kecelakaan.
"Kami berharap semua selamat sampai tujuan, tertib berlalu lintas, dan membudayakan etika sesama pengguna jalan. Mari kita sama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Sumenep," katanya.

Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....