Gelombang Perairan Sumenep Berubah, Nelayan Diminta Tetap Waspada
- 15 Sep 2026 11:35 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan Kabupaten Sumenep diminta tetap mewaspadai potensi perubahan tinggi gelombang di tengah kondisi cuaca yang masih dinamis.
Kepala Stasiun BMKG Trunojoyo Kelas III, Ari Widjajanto, mengatakan gangguan terhadap pola angin regional masih dapat memengaruhi pembentukan gelombang di perairan Sumenep.
Menurutnya, angin timuran yang belum sepenuhnya kembali aktif membuat kondisi gelombang belum menunjukkan peningkatan yang konsisten. Namun, potensi gelombang tinggi masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Untuk wilayah perairan mohon diwaspadai, karena potensi peningkatan tinggi gelombang masih kadang-kadang terjadi. Ini perlu menjadi perhatian meskipun angin timuran belum kembali aktif sepenuhnya,” ujar Ari, Selasa 15 September 2026.
Ia menjelaskan, pola tekanan udara regional dan gangguan atmosfer dapat memengaruhi pembentukan angin. Perubahan kekuatan angin tersebut kemudian berpengaruh terhadap kondisi gelombang di perairan.
Selain itu, aktivitas gunung api yang menghasilkan material atau partikel di atmosfer juga dapat mengganggu pola cuaca pada wilayah tertentu. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan hujan yang bersifat lokal.
Ari meminta nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di laut tidak mengabaikan informasi cuaca, terutama ketika terjadi perubahan kondisi angin dan gelombang.
“Kita akan terus menginformasikan perkembangan yang ada. Harapannya, perbedaan tekanan regional masih bersahabat sehingga angin timuran tidak membentuk gelombang yang terlalu tinggi,” katanya.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini sebelum melakukan aktivitas di laut guna mengurangi risiko akibat perubahan cuaca.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....